https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

SMPN 3 Tegalombo Pacitan Perkuat Karakter Religius Siswa dengan Ngaji Tutor Sebaya

Senin, 05 Januari 2026 - 17:27
Ngaji Tutor Sebaya, Cara SMPN 3 Tegalombo Pacitan Perkuat Karakter Religius Siswa Kegiatan mengaji siswa SMPN 3 Tegalombo Pacitan sebelum pelajaran dimulai. (Foto: Jarsena Mulyani for TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, PACITANSMPN 3 Tegalombo, Pacitan, menggencarkan program Ngaji Jam ke-0 sebagai upaya memperkuat karakter religius siswa sejak awal hari sekolah. Program ini dijalankan setiap Selasa dan Rabu pagi dengan pendekatan tutor sebaya, di mana siswa yang sudah lancar membaca Al-Qur’an membimbing teman-temannya di kelas.

Kegiatan ngaji pagi ini dilaksanakan sebelum pelajaran pertama dimulai. Seluruh siswa wajib mengikuti pembacaan Al-Qur’an, dengan pendampingan guru dan pengawasan langsung dari dewan pendidik.

Kepala SMPN 3 Tegalombo, Bambang Nur Susanto, mengatakan metode tutor sebaya dipilih agar suasana belajar lebih cair dan tidak kaku. Menurutnya, siswa cenderung lebih berani bertanya dan belajar ketika dibimbing oleh teman sendiri.

“Dengan tutor sebaya, anak-anak lebih santai. Mereka tidak sungkan bertanya kalau belum bisa. Target kami bukan hanya akademik, tetapi juga tumbuhnya kesadaran spiritual dan budaya saling membantu,” ujar Bambang, Senin (5/1/2025).

Program ini sekaligus menjadi respons atas masih adanya kesenjangan kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) di kalangan siswa. Guru Pendidikan Agama Islam SMPN 3 Tegalombo, Priyan Alif Prasetyo, mengakui masih ada siswa yang belum lancar, bahkan belum bisa membaca Al-Qur’an.

Kegiatan-mengaji-siswa-SMPN-3-Tegalombo-Pacitan-b.jpg

“Faktanya memang begitu. Tidak semua siswa punya kemampuan yang sama. Dengan tutor sebaya, keterbatasan waktu guru bisa terbantu karena siswa yang lebih mahir ikut berperan aktif,” jelas Priyan.

Peran tutor sebaya terlihat nyata dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Selenia Fairus, siswi kelas VIII A, yang dengan sabar membimbing teman-temannya mengeja huruf hijaiyah dan memperbaiki makhraj bacaan.

“Ada yang malu karena belum lancar. Saya ajari pelan-pelan, diulang sampai benar. Sekalian saya juga belajar. Harapannya, nanti semua bisa lulus dengan sudah lancar mengaji,” kata Selenia.

Pihak sekolah berharap Ngaji Jam ke-0 tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi mampu memberi ketenangan sebelum belajar serta menanamkan kebiasaan baik yang berkelanjutan.

Melalui program ini, SMPN 3 Tegalombo menegaskan komitmennya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.