Belajar Matematika Jadi Menyenangkan, Siswa SD di Madiun Dikenalkan Metode Gasing
Pengimbasan metode Gasing kepada guru SD di Kabupaten Madiun. (FOTO: K3S Saradan/TIMES Indonesia)

Belajar Matematika Jadi Menyenangkan, Siswa SD di Madiun Dikenalkan Metode Gasing

Metode pembelajaran itu mulai di wilayah Kecamatan Saradan dan Gemarang, Kabupaten Madiun. Diawali dengan pelatihan pengimbasan metode Gasing yang diikuti perwakilan guru dari dua wilayah tersebut.

TIMES Jatim,Selasa 23 Desember 2025, 09:27 WIB
7.8K
Y
Yupi Apridayani

MADIUNPembelajaran matematika bagi siswa sekolah dasar (SD) tidak harus menjadi sesuatu yang menakutkan. Metode gampang asyik menyenangkan (Gasing) diperkenalkan kepada siswa SD di Kabupaten Madiun agar mata pelajaran matematika tidak lagi dirasa sulitbdsnnlllll

Metode pembelajaran itu mulai di wilayah Kecamatan Saradan dan Gemarang, Kabupaten Madiun. Diawali dengan pelatihan pengimbasan metode Gasing yang diikuti perwakilan guru dari dua wilayah tersebut.

"Dengan pelatihan Gasing ini, kami berharap peserta didik dapat menyukai matematika. Guru memiliki peran besar dalam membuat belajar terasa menyenangkan, bukan menegangkan,” ujar Maryono  Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Saradan dan Gemarang.

Pengimbasan ini diharapkan bukan sekadar transfer materi, melainkan sebuah perubahan fundamental dalam cara mengajar. Guru diajak menyadari bahwa tugas utama mereka adalah menumbuhkan rasa percaya diri dan kebahagiaan belajar pada diri setiap murid.

article

“Pembelajaran matematika tidak harus menjadi sesuatu yang menakutkan. Guru bisa menggantinya dengan proses belajar yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kegembiraan," jelasnya.

Pelatihan metode Gasing  telah dilaksanakan pada 10-14 November 2025  lalu di gedung Korwil 1 Kecamatan Saradan–Gemarang. Materi diberikan para trainer yang menularkan jurus-jurus rahasia berhitung cepat yang diklaim mampu mengubah pandangan siswa terhadap mata pelajaran matematika.

Kegiatan pelatihan direspons positif pihak sekolah sebagai upaya peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan. "Meskipun berada di wilayah pegunungan, kemampuan numerasi siswa akan mampu bersaing.

Melalui metode Gasing, kita buktikan bahwa semangat belajar dan pola ajar yang tepat dapat melahirkan generasi hebat,” ujar Totok Darminto Ketua Kelompok Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gemarang.

Pembelajaran matematika yang tepat dan efektif sekaligus menepis stigma anak bodoh. Setelah mengikuti pelatihan para guru diharapkan dapat mengoptimalkan potensi anak.

“Tidak ada anak yang bodoh. Mereka hanya belum mengerti. Tugas guru adalah mengubah yang belum paham menjadi paham. Yang sudah paham menjadi percaya diri, dan yang cerdas menjadi unggul," tegas Moh. Yusro, Ketua K3S Kecamatan Saradan.

Semangat transformasi pendidikan melalui kegiatan pengimbasan metode gasing diharapkan dapat membuat siswa mencintai matematika. Sekaligus mewujudkan tagline "Madiun Pandai Berhitung"  menuju generasi yang cerdas, ceria, dan berkarakter. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yupi Apridayani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.