Pertahankan Marcos Santos, Manajemen Berharap Kelanjutan Tren Positif Arema FC
Pelatih Kepala Marcos Santos dan Asisten Pelatih Andre Caldas, tetap menukangi Arema FC musim kompetisi liga depan. (Foto: Arema Ofisial)

Pertahankan Marcos Santos, Manajemen Berharap Kelanjutan Tren Positif Arema FC

Manajemen Arema FC memutuskan mempertahankan Marcos Santos sebagai pelatih kepala, menghadapi Super League 2026/2027 mendatang.

TIMES Jatim,Selasa 16 Juni 2026, 16:02 WIB
758
K
Khoirul Amin

MalangManajemen Arema FC memutuskan mempertahankan Marcos Santos sebagai pelatih kepala, menghadapi Super League 2026/2027 mendatang. Kesempatan kedua ini diharapkan bisa melanjutkan tren dan hasil positif klub.

Keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap performa tim sepanjang musim kompetisi 2025/2026. Selain itu, manajemen Singo Edan juga kembali menggunakan jasa asisten pelatih Andre Caldas untuk satu musim yang sama.

Arema FC menilai fondasi yang telah dibangun tim kepelatihan musim lalu layak dilanjutkan. Hal ini demi menjaga kesinambungan program dan mempersiapkan tim menghadapi target yang lebih tinggi musim depan.

"Kami memutuskan untuk mempertahankan Coach Marcos Santos sebagai pelatih kepala dan Coach Andre Caldas jadi asisten pelatih untuk musim 2026/2027. Kami melihat ada fondasi yang sudah dibangun dan perlu dilanjutkan, agar pengembangan tim berjalan lebih baik," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Salah satu alasan utama mempertahankan Marcos, lanjutnya, karena ia dinilai mampu membangun suasana positif dalam skuad, sekaligus mengelola pemain dengan baik.

"Coach Marcos berhasil mengayomi pemain dan menjaga suasana tim tetap kondusif. Selama musim berjalan kami tidak menemukan persoalan internal yang mengganggu tim. Itu jadi salah satu nilai penting dalam evaluasi kami," katanya.

article

Tak hanya itu, Marcos juga telah terlibat aktif dalam proses penyusunan skuad musim depan. Ia disebut membantu klub memantau dan merekomendasikan sejumlah pemain yang sesuai kebutuhan tim.

"Dia sudah memahami kompetisi Indonesia, karakter pemain dan kebutuhan tim. Bahkan dia ikut membantu proses pencarian pemain untuk musim depan. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk melanjutkan kerja sama," jelas Yusrinal.

Dengan bertahannya Marcos Santos dan Andre Caldas, Arema FC kini fokus menyelesaikan pembentukan skuad dan mempersiapkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Manajemen berharap kesinambungan tim kepelatihan menjadi modal untuk membawa Singo Edan meraih prestasi yang lebih baik serta bersaing di papan atas klasemen musim depan.

Pelatih Kebutuhan Tim

Marcos Sanstos, yang berasal dari Brasil menjadi salah satu pelatih yang mampu menyelesaikan musim kompetisi bersama Arema FC sepanjang sejarah kepelatihan Singo Edan. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Singo Edan beberapa kali melakukan pergantian pelatih di tengah jalan. Dengan kembali mempercayakan kepada Marcos, manajemen menilai kontinuitas menjadi faktor penting dalam pembangunan tim.

"Selama beberapa musim terakhir kami cukup sering berganti pelatih. Coach Marcos mampu menyelesaikan musim kompetisi. Ia telah menunjukkan bahwa program yang dijalankannya bisa berjalan baik. Kami merasa dia layak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaannya," tambah Yusrinal.  

Sepanjang satu dekade perjalanan Arema FC, tercatat hanya tiga pelatih yang bertahan satu musim kompetisi penuh. Yakni, Milomir Seslija, Eduardo Almeida, dan Marcos Santos, yang kini berlanjut musim keduanya.

Berikut daftar mantan pelatih Arema FC dalam sejarah kepelatihan dari musim ke musim di Era Liga 1 (2017 - 2026):

2025-2026: Marcos Vinicius Santos Goncalves (Marquinhos Santos)

2024-2025: Joel Cornelli, kemudian digantikan Jose Manuel Gomez Da Silva (Ze Gomes) pada putaran kedua.

2023-2024: Joko Susilo, Fernando Valente, hingga Widodo C. Putro.

2022-2023: Eduardo Almeida, lalu digantikan Javier Roca, dan berlanjut ke I Putu Gede

2021-2022: Eduardo Almeida

2020-2021: Mario Gomez (kompetisi dihentikan akibat pandemi) 

2019: Milomir Seslija

2018: Milan Petrovic (menggantikan Joko Susilo di tengah musim)

2017: Aji Santoso, kemudian digantikan oleh Joko Susilo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.