Ngabuburit Tenang di Simbara Pacitan, Kafe 24 Jam Bernuansa Kolonial Milenial
Pilihan tepat di Pacitan, bagi yang ingin ngabuburit dalam suasana tenang.
PACITAN – Ngabuburit tenang di Simbara Pacitan bisa jadi pilihan baru bagi warga yang ingin tetap produktif sambil menunggu waktu berbuka.
Kafe bernama Simbara Coffee and Eatery ini resmi dibuka pada 31 Januari 2026 dan langsung mencuri perhatian karena menjadi kafe pertama di Pacitan yang beroperasi 24 jam.
Di bulan Ramadan, tak semua orang ingin menunggu azan maghrib dengan keramaian. Sebagian justru mencari tempat yang lebih hening untuk membaca, menyelesaikan pekerjaan, atau sekadar berbincang santai. Simbara menawarkan itu.
Area indoor dirancang dengan suasana tenang. Cahaya alami masuk lewat jendela-jendela kayu, menciptakan kesan hangat dan syahdu.
Banyak pengunjung memanfaatkannya untuk membaca buku atau membuka laptop sambil menunggu waktu berbuka. Ritme waktu terasa lebih pelan, lebih rileks.

Sementara di area outdoor, suasananya lebih cair. Meja-meja kecil tertata rapi, cocok untuk obrolan ringan ditemani angin sore. Tempat ini pas bagi yang ingin ngabuburit bersama teman tanpa harus berdesakan.
Pemilik Simbara, Betty Widyaningrum, menjelaskan konsep yang diusung menggabungkan unsur sejarah dan sentuhan modern.
Bangunan yang digunakan memiliki nilai historis karena pernah ditempati pada masa kolonial Belanda. Nuansa itu tetap dipertahankan, lalu dipadukan dengan desain kekinian di bagian belakang.
“Temanya kolonial milenial. Unsur kolonialnya ada karena bangunan ini punya sejarah, sementara sentuhan milenial kami hadirkan supaya tetap dekat dengan generasi sekarang,” ujarnya, Junat (27/2/2026).
Keunggulan lain yang membuat Simbara cepat dikenal adalah jam operasionalnya yang 24 jam penuh.
Pengunjung bisa datang menjelang berbuka, selepas tarawih, bahkan dini hari. Tempat yang luas dan kebersihan yang terjaga menjadi nilai tambah tersendiri.
Salah seorang pengunjung, Yoso Dwi, mengaku sering mampir karena lokasinya strategis di tengah kota.
“Tempatnya bersih dan nyaman. Saya tadi ngabuburit di sini, sekalian pesan beberapa menu untuk berbuka di rumah bersama keluarga,” katanya.
Tak hanya itu, setiap akhir pekan Simbara juga menghadirkan live music. Suasananya tetap hangat tanpa terasa berlebihan, melengkapi malam Ramadan dengan nuansa santai.
Di tengah padatnya aktivitas dan ramainya pilihan tempat nongkrong di Pacitan, Simbara menawarkan sesuatu yang berbeda, ia adalah ruang untuk jeda. Tempat untuk menunggu berbuka dengan lebih tenang, tetap produktif, dan tetap bersama orang-orang terdekat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



