Polresta Banyuwangi Gagalkan Pengiriman 150 Botol Arak Bali ke Surabaya
Sat Samapta Polresta Banyuwangi menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) melalui jalur darat. Sekitar 150 botol miras jenis arak Bali berhasil disita.
BANYUWANGI – Upaya penyelundupan minuman keras (miras) melalui jalur darat berhasil digagalkan oleh Sat Samapta Polresta Banyuwangi. Sekitar 150 botol miras jenis arak Bali disita kepolisian yang rencananya akan dikirim menuju Surabaya.
Aksi penindakan personel Sat Samapta ini berlangsung pada Selasa (3/3/2026) di Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi. Di lokasi tersebut, petugas mencegat sebuah kendaraan yang kedapatan mengangkut ratusan botol miras tanpa dilengkapi dokumen atau surat izin resmi.
Kasat Samapta Polresta Banyuwangi, Kompol Suhartanto, S.H., M.M., menyampaikan, ini merupakan komitmen kepolisian dalam menyukseskan Operasi Pekat Semeru 2026. Fokus utamanya adalah menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman selama bulan suci Ramadhan.
“Harapanya bisa menekan peredaran miras ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Banyuwangi, khususnya selama Ramadhan,” katanya, Rabu (4/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, kendaraan box yang diketahui mendapat titipan pengantaran miras tersebut, dikendarai oleh Bintang Syahputra, warga Tambaksari, Surabaya.
Hasil penindakan tersebut, di dalam kendaraan petugas menemukan sejumlah dus yang berisi total 150 botol arak Bali kemasan 600 ml. Oleh tim seluruh botol miras tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti.
“Dari keterangan sopir, miras tersebut merupakan titipan atau balen dari Bali menuju Surabaya,” terang Kompol Suhartanto.
Saat ini, sopir beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banyuwangi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus tersebut akan diproses melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring).
Polresta Banyuwangi terus menegaskan komitmenya dalam mencegah gangguan Kamtibmas termasuk menekan peredaran miras ilegal. Hal ini dilakukan dengan mengintensifkan operasi serupa guna menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



