Latih Mental dan Keberanian, Orang Tua Antusias Ikuti Lomba
TIMES Jatim/Seorang anak perempuan yang sedang tampil di atas panggung untuk menunjukkan kemampuannya. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Latih Mental dan Keberanian, Orang Tua Antusias Ikuti Lomba

Antusiasme tinggi orang tua mendaftarkan anak lomba bukan hanya cari juara, tapi untuk latih mental dan kepercayaan diri anak.

TIMES Jatim,Minggu 1 Maret 2026, 16:10 WIB
143
M
Miranda Lailatul Fitria (MG)

MALANGEvent perlombaan di Jawa Timur kini menjadi magnet tersendiri bagi para orang tua. Bukan hanya mengincar piala, mereka juga mendorong keberanian dan mentalitas anak mereka untuk tampil di depan umum.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO Star Gemilang, salah satu Event Organizer (EO) penyelenggara lomba, Ina Ismawati. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap lomba sangat konsisten. Hal ini dipengaruhi oleh tujuan dan kepentingan masing-masing orang tua ketika mendaftarkan anaknya.

“Ada orang tua yang mendaftarkan anaknya lomba untuk cari juara, ada yang cari hadiah, mengembangkan minat bakat anak, hingga yang melatih mental anak,” ujarnya saat ditemui dalam event lomba di Mall Dinoyo Malang, Minggu (1/3/2026).

article

Ruang Pembentukan Kepercayaan Diri

Ina menekankan, banyak orang tua menjadikan lomba sebagai ruang pembentukan mental anak, terutama untuk mendorong kepercayaan diri anak di depan publik sejak dini.

Tak sedikit dari mereka mendaftarkan anaknya karena melihat potensi bakat anak belum sepenuhnya muncul. Ina menuturkan, banyak anak yang pintar ketika di kelas, tetapi tidak memiliki mentalitas berani untuk unjuk diri di depan umum.

“Ini curhatan orang tua, banyak anak mereka yang pintar di kelas, tapi ketika disuruh maju anak-anak tersebut tidak berani,” imbuhnya.

Pengalaman Berharga di Atas Panggung

Melalui lomba, momen anak-anak berdiri di atas panggung dan tampil di hadapan juri serta penonton akan menjadi pengalaman berharga yang perlahan membentuk rasa percaya diri. Ina menambahkan, rasa grogi yang awalnya muncul lama-lama akan berubah menjadi keberanian jika terus dilatih.

“Kalau terus dilatih, anak akan terbiasa, rasa grogi itu akan hilang perlahan,” ujarnya.

Di akhir perlombaan, di tengah riuh tepuk tangan penonton, setidaknya anak-anak tersebut pulang tidak hanya membawa piala, tetapi juga rasa percaya diri dan langkah yang lebih mantap. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Miranda Lailatul Fitria (MG)
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.