Tips Puasa Ramadan Tanpa Rasa Lapar dan Haus
TIMES Jatim/Dokter Umum RSUD dr Soegiri Lamongan, dr. Muhammad Aulia Rahman, (Foto : Screenshot IG RSUD dr Soegiri Lamongan for TIMES Indonesia)

Tips Puasa Ramadan Tanpa Rasa Lapar dan Haus

Menjalankan ibadah puasa Ramadan bukan berarti harus loyo dan tidak bertenaga. Banyak orang mengeluh rasa lapar dan haus datang lebih awal sebelum waktu berbuka tiba. Padahal, dengan trik yang tepat, tubuh bisa tetap fit dan produktif sepanjang hari.

TIMES Jatim,Jumat 20 Februari 2026, 13:38 WIB
1.5K
M
Moch Nuril Huda

LamonganMenjalankan ibadah puasa Ramadan bukan berarti harus loyo dan tidak bertenaga. Banyak orang mengeluh rasa lapar dan haus datang lebih awal sebelum waktu berbuka tiba. Padahal, dengan trik yang tepat, tubuh bisa tetap fit dan produktif sepanjang hari.

​Dokter Umum RSUD dr Soegiri Lamongan, dr. Muhammad Aulia Rahman, membagikan rahasia agar puasa tetap nyaman. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi soal bagaimana menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga.

​"Sahur adalah kunci utama agar tubuh punya cadangan energi yang lebih lama," ujar dr. Ahman, sapaan akrabnya.

​Ingin tahu bagaimana caranya agar tidak gampang keroncongan saat berpuasa? Simak 5 tips jitu dari dr. Ahman berikut ini : 

​1. Jangan Pernah Skip Sahur!

​Sahur adalah fondasi kekuatan fisik selama belasan jam ke depan. Namun, jenis makanannya pun harus diperhatikan. dr. Ahman menyarankan untuk memperbanyak karbohidrat kompleks.

• ​Pilihan menu: Nasi merah, oatmeal, atau roti gandum.
• ​Manfaat: Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Penuhi Kuota Cairan Tubuh

​Sering merasa lapar di siang hari? Bisa jadi itu sebenarnya adalah sinyal haus. dr. Ahman mengingatkan pentingnya minum air putih yang cukup, baik saat sahur maupun berbuka.

​"Tubuh yang kurang cairan sering disalahartikan otak sebagai rasa lapar. Jadi, pastikan hidrasi terjaga," tuturnya. 

​3. Batasi yang Manis-manis

​Berbuka dengan yang manis memang nikmat, tapi jangan berlebihan. Makanan atau minuman yang terlalu manis secara berlebihan memang memberikan lonjakan energi instan, namun energinya juga cepat merosot tajam (sugar crash). Dampaknya? Rasa lapar akan datang lebih cepat dari biasanya.

​4. Tetap Aktif, Tapi Tahu Batas

​Puasa bukan alasan untuk tidur seharian. Lakukan aktivitas ringan seperti jalan santai atau stretching agar aliran darah tetap lancar. Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat karena justru akan menguras energi dan membuat Anda cepat merasa haus serta lelah.

​5. Atur Jam Tidur (Rest Management)

​Sering disepelekan, ternyata kurang tidur bisa mengacaukan hormon pengatur rasa lapar dalam tubuh. dr. Ahman menyarankan untuk tetap mengelola waktu istirahat dengan baik agar hormon tetap seimbang dan nafsu makan lebih terkendali.

Dengan pola makan yang tepat saat sahur, asupan cairan yang cukup, serta istirahat yang berkualitas, puasa bukan lagi beban. Anda tetap bisa produktif dan nyaman beraktivitas di bawah terik matahari sekalipun.

​"Intinya pada pola hidup yang seimbang. Jika diterapkan, puasa Ramadhan akan terasa lebih ringan," ucap dr. Ahman, Dokter Umum RSUD dr Soegiri Lamongan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moch Nuril Huda
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.