Tips Mengelola THR saat Lebaran agar Tidak Boncos
TIMES Jatim/Ilustrasi - Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga. (FOTO: Dok. Freepik)

Tips Mengelola THR saat Lebaran agar Tidak Boncos

Uang THR biasanya digunakan untuk keperluan pelengkap kebutuhan Lebaran seperti baju, makanan, biaya mudik, hingga perbaikan rumah. Nah, agar uang THR tidak cepat Boncos, ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan

TIMES Jatim,Minggu 30 Maret 2025, 05:30 WIB
526.7K
T
Thaoqid Nur Hidayat

JAKARTASebagian pekerja telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebelum lebaran 2025. Hal ini tentu menjadi hal yang sangat dinanti-nantikan oleh sebagian besar para pekerja. Uang THR biasanya digunakan untuk keperluan pelengkap kebutuhan Lebaran seperti baju, makanan, biaya mudik, hingga perbaikan rumah. Nah, agar uang THR tidak cepat Boncos, ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan untuk lebaran 2025. 

Anda dapat mengalokasikan uang THR dengan rasio 40:30:20:10. 40 persen uang THR dapat digunakan untuk memenuhi keperluan dan gaya hidup. 30 persen dapat anda gunakan untuk membayar cicilan atau kewajiban finansial lainnya. Sedangkan untuk 20 persen digunakan untuk investasi, dana darurat, dan asuransi. Sedangkan 10 persen lainnya digunakan untuk membayar zakat atau bersedekah.

1.    Perencanaan Anggaran 

Buatlah rencana alokasi anggaran untuk keperluan lebaran 2025. Seperti keperluan biaya mudik pulang pergi, kemudian keperluan bahan-bahan untuk masakan, uang angpao lebaran, baju anak, dan sebagainya. Memiliki perencanaan keuangan yang baik dapat membuat keuangan anda tidak menipis pada saat usai Lebaran 2025. 

2.    Gaji dan Uang THR Dipisah

Pisahkan uang gaji dan uang THR anda agar tidak kalap atau tergiur untuk menghabiskan uang gaji dan THR anda. Gunakanlah uang gaji anda untuk keperluan bulanan, sementara anda dapat mengalokasikan uang THR anda untuk keperluan lebaran 2025 saja. 

3.    Belanja sesuai Kebutuhan 

Berbelanja saat lebaran memang memiliki banyak godaan. Selain banyak promo dan gebyar diskon, banyak promo-promo menarik lainnya. Kalap membeli kebutuhan sangat tidak dianjurkan. Harap segera periksa kembali anggaran yang sudah direncanakan dan lupakan barang-barang yang tidak dibutuhkan untuk dibeli. 

4.    Belajar Finansial 

Belajar finansial juga patut menjadi pilihan, utamanya bagaimana mengelola keuangan dari 0. Tentu belajar finansial ini bersama dengan para ahli atau profesional di bidangnya. Belajar mengelola keuangan ini agar bagaimana tidak besar pasak daripada tiang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Tim Redaksi

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.