Perkuat Pangan Peternakan, Pemkab Malang Siap Fasilitasi Ayam Petelur Grand Parent Stock
TIMES Jatim/Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

Perkuat Pangan Peternakan, Pemkab Malang Siap Fasilitasi Ayam Petelur Grand Parent Stock

Pemkab Malang tengah menjadi wilayah yang diproyeksikan menjadi pusat pembibitan ayam Grand Parent Stock (GPS).

TIMES Jatim,Kamis 5 Maret 2026, 15:51 WIB
148
K
Khoirul Amin

MALANGPemerintah Kabupaten Malang tengah menjadi wilayah yang diproyeksikan menjadi pusat pembibitan ayam Grand Parent Stock (GPS). Dari program ini, Pemkab Malang bersiap mengambil peran strategis di sektor pangan peternakan nasional.

Sekda Kabupaten Malang, Budiar mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Malang menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi program hilirisasi peternakan melalui bibit ayam petelur unggul dengan model GPS ini.

"Di sektor kedaulatan pangan peternakan, nanti Kabupaten Malang mendapatkan bantuan Pak Presiden Prabowo, namanya Grand Parent Stock (GPS). Nanti ribuan bibit ayam petelur unggulan ini akan diberikan pemerintah," terang Budiar, Kamis (5/3/2026).

Sebagai langkah konkret menyambut penguatan peternakan dengan GPS ini, menurutnya sudah disiapkan lahan strategis untuk pengembangbiakan bibit ayam di wilayah Kecamatan Ngajum.

Pemilihan lokasi di Ngajum, lanjutnya, didasarkan pada kesiapan infrastruktur dan kondisi lingkungan yang mendukung standar biosekuriti tinggi, yang dibutuhkan untuk pembibitan kelas GPS. 

Untuk diketahui, bibit bibit GPS merupakan indukan tertua atau neneknya ayam unggul yang selama banyak dibudidayakan atau didatangkan dari Amerika. Sekali bertelur, seekor ayam GPS ini bisa menghasilkan 60 butir telur.

Budiar menandaskan, Pemkab Malang sangat mendukung pengembangan ayam terintegrasi ini karena sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak.

Salah satu muara terpenting dari hilirisasi ini adalah suksesnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.

 Dengan rantai pasok yang terkendali, pemerintah dapat menjamin bahwa anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan asupan protein ayam dan telur dengan kualitas terbaik dan harga yang terjaga.

'Nanti arahnya, ketersediaan pangan dari bibit ternak unggul dan berkelanjutan ini akan mendukung siklus rantai pangan yang bisa memasok SPPG dan Kopdeskel Merah Putih. Baik itu telor dan daging ayam, maupun dari peternakan daging sapi yang sudah ada," terang Budiar.

Program hilirisasi ayam terintegrasi ini bukan sekadar proyek peternakan biasa. Ini adalah agenda prioritas untuk membangun kemandirian bibit ternak nasional. Dengan memangkas ketergantungan pada rantai pasok, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan protein hewani yang stabil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rantai usaha yang dibangun dirancang secara komprehensif, meliputi fasilitas pembibitan Ayam GP,  untuk menjamin ketersediaan bibit unggul secara berkelanjutan. Kemudian pengadaan pabrik pakan mandiri untuk menekan biaya produksi peternak.

Pemerintah daerah akan berupaya mengawal proses perizinan dan penyediaan fasilitas pendukung agar proyek ini berjalan tepat waktu. Terlebih, ini sejalan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan di Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.