Jelang Nataru, Mendag RI Jamin Suplai dan Harga Bahan Pokok Terkendali
TIMES Jatim/Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (tengah) dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (FOTO: Aria Ananda/ANTARA)

Jelang Nataru, Mendag RI Jamin Suplai dan Harga Bahan Pokok Terkendali

Meski demikian, Mendag RI mengingatkan perlunya antisipasi terhadap faktor cuaca yang berpotensi ekstrem pada akhir tahun karena dapat mengganggu kelancaran distribusi antardaerah.

TIMES Jatim,Senin 8 Desember 2025, 20:31 WIB
230.8K
A
Antara

JAKARTAMenteri Perdagangan RI (Mendag RI) Budi Santoso menjamin suplai dan harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) relatif terkendali dengan distribusi masih berjalan baik.

Hal itu ia sampaikan dalam Rakor Persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara tertutup yang dihadiri kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan asosiasi pelaku usaha, di Auditorium Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/12/2025).

“Dari laporan pemerintah daerah, asosiasi, maupun produsen, disampaikan bahwa persiapan untuk Natal relatif aman karena pasokan dan distribusi terkendali dengan baik,” kata Mendag Budi.

Meski demikian, ia mengingatkan perlunya antisipasi terhadap faktor cuaca yang berpotensi ekstrem pada akhir tahun karena dapat mengganggu kelancaran distribusi antardaerah.

Untuk harga kebutuhan pokok, ia menyebut secara umum masih berada dalam rentang harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pemerintah (HAP), meskipun beberapa komoditas hortikultura seperti bawang dan cabai perlu diwaspadai.

“Produksi ada, termasuk untuk hortikultura. Yang perlu diantisipasi adalah kalau cuaca hujan sehingga waktu memanennya mengalami kesulitan,” ujarnya pula.

Ia menambahkan, asosiasi telah menyampaikan bahwa produksi telur dan ayam dalam kondisi surplus, sehingga kebutuhan protein hewani menjelang Nataru dinilai cukup terkendali.

Dari sisi energi, Budi mengutip laporan Kementerian ESDM dan BPH Migas bahwa kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung pergerakan logistik dan mobilitas masyarakat selama Nataru relatif lancar, namun koordinasi tetap akan diperkuat.

Budi menilai ketahanan pangan nasional cukup kuat untuk menghadapi lonjakan permintaan di Nataru dengan ketentuan bahwa distribusi wilayah berjalan dengan efektif dan efisien.

Ia meminta pemerintah provinsi segera berkoordinasi dengan pemasok, distributor, dan Satgas Pangan apabila ditemukan indikasi lonjakan harga atau kekurangan pasokan di pasar.

“Pada prinsipnya, kami menyerahkan koordinasi di daerah apabila terjadi lonjakan harga atau kekurangan pasokan untuk langsung berkoordinasi, dan apabila perlu dikoordinasikan secara nasional segera menghubungi Satgas dan Kementerian Perdagangan,” ujar Budi.

Dia mengingatkan bahwa periode Natal dan tahun baru berdekatan dengan perayaan Imlek dan bulan puasa, sehingga stabilitas pasokan dan distribusi pangan perlu dijaga sejak dini.

“Kami minta tolong untuk menjaga pasokan dan distribusi barang tetap lancar karena setelah Nataru, sebentar lagi juga Imlek dan Lebaran,” ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.