Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Tengah) saat menghadiri Gresik Business Forum. (Foto: Diskominfo Gresik)

Capai Rp11,4 Triliun, Bupati Gresik Instruksikan Perizinan Investasi Tak Boleh Dipersulit

Realisasi investasi Kabupaten Gresik capai Rp11,4 triliun pada Semester I 2026. Bupati Fandi Akhmad Yani tegaskan kemudahan izin dan kemitraan UMKM.

TIMES Jatim,Kamis 30 Juli 2026, 20:19 WIB
369
A
Akmalul Azmi

GRESIKRealisasi investasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terus menunjukkan tren positif. Pada semester pertama tahun 2026, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp11,4 triliun dari target tahunan sebesar Rp30 triliun.

Capaian tersebut disampaikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam acara Gresik Business Forum yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kamis (30/7/2026).

Bupati Yani menegaskan, investasi yang masuk ke Gresik tidak boleh sekadar dilihat dari angka realisasi, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal.

"Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan," ujar Bupati Yani.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen memberikan kepastian hukum dan kemudahan pelayanan bagi para pelaku usaha. Bupati Yani menginstruksikan dinas terkait untuk menerapkan sistem pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan solutif.

"Tidak ada lagi bahasa sulit mengurus perizinan di Gresik. Kalau ada persyaratan yang kurang, segera dilengkapi agar cepat selesai. Jika ada proses yang sengaja diperlama, silakan laporkan langsung ke saya," tegasnya.

Selain kemudahan izin, Bupati Yani juga mendorong integrasi antara industri besar dengan UMKM lokal, peningkatan kompetensi tenaga kerja, pembukaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, hingga kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Gresik Reza Pahlevi menjelaskan bahwa Gresik Business Forum diselenggarakan sebagai ruang kolaborasi strategis antara pemerintah dan dunia usaha. Forum ini membahas isu-isu krusial penanaman modal, mulai dari tata ruang, ketenagakerjaan, hingga penyesuaian regulasi investasi.

"Kami ingin forum ini menjadi wadah strategis untuk menarik investasi sekaligus memperkuat brand image bahwa Gresik merupakan salah satu daerah tujuan investasi yang sangat menarik," kata Reza.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta, termasuk 50 perwakilan pelaku usaha, perangkat daerah, asosiasi industri, pengelola kawasan industri, serta perbankan. Dalam acara ini, Pemkab Gresik juga memberikan penghargaan kepada perusahaan dan mitra usaha yang dinilai berkontribusi aktif terhadap pembangunan daerah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.