Kejar Data Akurat, 183 Petugas Sensus Ekonomi di Kota Batu Mulai Bergerak
Pelepasan petugas sensus oleh Wali Kota Batu, Nurochman (FOTO: Prokopim KWB for TIMES Indonesia)

Kejar Data Akurat, 183 Petugas Sensus Ekonomi di Kota Batu Mulai Bergerak

Sebanyak 183 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 diterjunkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha di Kota Batu.

TIMES Jatim,Senin 15 Juni 2026, 14:37 WIB
188
G
Galih Rakasiwi

BatuSebanyak 183 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 diterjunkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha di Kota Batu. Pelepasan petugas dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (15/6/2026).

Para petugas yang seluruhnya berasal dari Kota Batu tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan dari Badan Pusat Statistik (BPS) agar mampu menjalankan proses pendataan secara profesional dan sesuai standar yang ditetapkan. Sensus Ekonomi menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data yang valid untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah. 

Wali Kota Batu Nurochman mengatakan, Kota Batu yang memiliki kekuatan pada sektor pariwisata, perdagangan, jasa, ekonomi kreatif, dan UMKM membutuhkan basis data yang akurat agar program pembangunan dapat berjalan efektif.

"Kita membutuhkan data yang akurat dan mutakhir untuk mengetahui perkembangan usaha masyarakat, mengidentifikasi potensi yang perlu diperkuat, sekaligus menemukan berbagai tantangan yang harus segera diselesaikan," kata dia.

Ia menjelaskan, hasil pendataan nantinya tidak hanya menjadi gambaran kondisi dunia usaha di Kota Batu, tetapi juga menjadi pijakan dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis, mulai dari penguatan UMKM hingga peningkatan investasi daerah.

"Data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan, mendorong pertumbuhan investasi, memperkuat pemberdayaan UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Karena itu, Cak Nur sapaanya meminta seluruh petugas sensus menjaga integritas dan ketelitian selama menjalankan tugas di lapangan. Ia menekankan kualitas data yang dikumpulkan harus dapat dipertanggungjawabkan karena akan menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam mengambil keputusan pembangunan.

"Selain petugas, saya mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan terbuka saat proses pendataan berlangsung," tambahnya.

Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh BPS bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha nonpertanian. 

"Melalui pendataan tersebut, kami berharap tersedia data yang semakin berkualitas sehingga pembangunan dapat dirancang lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.