TIMES JATIM, MALANG – Sebanyak 153 Kelompok Tani atau Poktan, menerima Paket Konkit Atau Konverter Kit dari Kementerian ESDM RI. Bantuan untuk Program Konversi BBM ke BBG ini didukung Anggota DPR RI Gus Ali (H Ali Ahmad) dari Dapil Malang Raya.
Anggota Komisi VI DPR RI Gus Ali mengatakan, bantuan paket Konkit ini sangat bermanfaat bagi nelayan. Terutama untuk minimalisi biaya produksi, sehingga menjadi hemat.
"Program konversi ini adalah salah satu program yang mendukung diversifikasi energi. Selain sudah dikenal masyarakat, pemilihan LPG sebagai energi alternatif juga karena ramah lingkungan," ujad Gus Ali melalui keterangan tertulisnya, Kamis, (10/11/2022).
Lebih lanjut dia mengatakan, selain biaya produksi lebih hemat, Konkit ini juga banyak manfaatnya. Sehingga, para petani dapat memaksimalkan produktivitas hasil tani.
"Program ini bertujuan untuk memberikan akses energi kepada masyarakat dan membantu ekonomi para petani menuju ekonomi masyarakat mandiri," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Karangploso ini.
Anggota DPR RI Komisi VI Gus Ali ketika menyalurkan bantuan paket Konkit ke Petani. (Foto : Gus Ali Center for TIMES Indonesia).
Politisi PKB tersebut mengatakan, dalam pelaksanaannya para petani sudah lagi tidak menggunakan BBM dalam mengoperasikan mesin pompa air. Melainkan menggunakan gas melon berukuran tiga kilogram.
"Yang pasti lebih hemat ketimbang menggunakan Bahan Bakar Minyak. Selain itu, untuk gas juga mudah didapat," kata mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini.
Menurutnya, para petani tentu membutuhkan bantuan itu. "Karena bertujuan efisiensi biaya produksi mengolah pertanian. Selain itu, akan memotivasi para petani untuk meningkatkan produktivitas," sebutnya.
Gus Ali berharap para petani dapat memanfaatkan batuan paket Konkit dari Kementerian ESDM RI ini, sehingga akan menambah perekonomian dan kesejahteraan.
Pewarta | : Binar Gumilang |
Editor | : Ferry Agusta Satrio |