TIMES JATIM, BLITAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga (Himapora) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial (FIPS) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar Himapora Futsal Competition 2026 pada 2–4 Januari 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Soekarno Hatta, Kota Blitar.
Turnamen ini diikuti 32 tim futsal tingkat SMA/MA se-Karesidenan Kediri, yang terdiri atas 24 tim putra dan 8 tim putri. Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan olahraga pelajar sekaligus wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda di bidang futsal.
Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana pembelajaran praktik bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga UNU Blitar dalam mengelola event olahraga secara profesional dan berkelanjutan.
Himapora Futsal Competition 2026 secara resmi dibuka oleh Dekan FIPS UNU Blitar, Cindya Alfi, M.Pd., yang ditandai dengan tendangan bola pertama sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan.
Dalam sambutannya, Cindya Alfi menyampaikan apresiasi kepada pengurus Himapora atas kerja keras dan komitmennya dalam menyelenggarakan turnamen tersebut.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan kerja sama tim bagi para pelajar,” ujarnya.
Pejabat Struktural UNU Blitar menghadiri pembukaan Himapora Futsal Competition 2026. (foto: UNU Blitar)
Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh peserta dan hadirin meneriakkan yel-yel “Salam Olahraga” sebagai simbol semangat, kebersamaan, dan nilai sportivitas yang dijunjung dalam kegiatan ini.
Ketua Program Studi Pendidikan Olahraga UNU Blitar, M. Nur Ridwan Fauzen, M.Pd., mengatakan bahwa Himapora Futsal Competition memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai media promosi institusi.
“Kegiatan ini menjadi sarana promosi positif bagi Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, khususnya Program Studi Pendidikan Olahraga. Melalui interaksi langsung dengan siswa dan guru dari berbagai sekolah, kami ingin memperkenalkan keunggulan program studi sekaligus membuka peluang kolaborasi ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, turnamen ini juga menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik, di mana mahasiswa terlibat langsung mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan sebagai bekal kompetensi profesional di bidang keolahragaan.
Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan sejumlah kategori penghargaan, seperti pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, serta penghargaan pendukung dan kreativitas suporter.
Melalui penyelenggaraan Himapora Futsal Competition 2026, UNU Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga pelajar sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembinaan generasi muda.
Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan, dan Perencanaan UNU Blitar Wijianto, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Siti Karomah, serta Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Profesi (LP3) Risang Narendra, bersama para dosen Program Studi Pendidikan Olahraga. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan aktivitas kemahasiswaan berbasis prestasi dan pengabdian. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Himapora UNU Blitar Gelar Futsal Competition 2026
| Pewarta | : Imam Kusnin Ahmad |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |