TIMES Jatim/Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Tengah) saat meninjau banjir di Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

Gubernur Jatim, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa menyebut normalisasi Kali Lamong sangat dibutuhkan untuk mengatasi banjir di Gresik. Sebab, banjir itu diakibatkan air kiriman dari beberapa daerah diantaranya Bojonegoro, Mojokerto dan Lamongan.

TIMES Jatim,Minggu 5 Mei 2019, 19:00 WIB
3.8K
A
Akmalul Azmi

GRESIKGubernur Jatim, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa menyebut normalisasi Kali Lamong sangat dibutuhkan untuk mengatasi banjir di Gresik. Sebab, banjir itu diakibatkan air kiriman dari beberapa daerah diantaranya Bojonegoro, Mojokerto dan Lamongan.

Selain Gresik, beberapa kota kabupaten di Jatim juga banjir diantaranya Jombang, Mojokerto yang ketinggian banjir cukup lama untuk surut. BPBD Jatim sudah turun, dan problem Kali Lamong di mulai dari hulu.

Imbas banjir di empat kecamatan Gresik itu membuat ribuan rumah terendam. Selain itu, areal pertambakan dan sawah warga terendam dan dipastikan gagal panen.

Usai meninjau korban banjir, Gubernur Khofifah kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan dengan melakukan rapat terbatas.

Dari rapat itu dikatakan Khofifah membahas solusi terbaik untuk mengatasi Kali Lamong. Hasilnya, normalisasi adalah solusi yang tepat untuk menangani problem banjir Kali Lamong.

"Untuk di Gresik, normalisasi Kali Lamong dibutuhkan. Tadi sudah ngobrol dengan Pak Bupati, normalisasi dimulai dari Surabaya sekitar 10 kilometer," katanya, Minggu (5/4/2019).

Saat ini dikatakan Khofifah, daya tampung Kali Lamong hanya 250 m3/detik padahal waktu banjir daya airnya mencapai 750 m3/detik.

"Maka daya tampung amannya untuk daya tamoung Kali Lamong agar tak banjir adalah 1.000 m3/detik," imbuh khofifah.

Selain normalisasi, plan ke dua adalah membuat pintu air dan tanggul penahan air. "Jadi untuk mengatasi harus duduk bersama," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sudah memberikan sejumlah bantuan ke korban banjir Kali Lamong.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Pemkab juga mendirikan sejumlah posko penerima logistik dan berbagai bantuan yang datang, baik itu bantuan dari masyarakat, komunitas dan juga pemerintah.

“Bantuan logistik yang diterima di posko bukan hanya dari pemerintah saja, namun ada yang dari masyarakat, komunitas dan sejumlah perusahaan-perusahaan yang peduli," tambah Sambari mendampingi Gubernur Jatim meninjau banjir di Gresik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Tim Redaksi

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.