https://jatim.times.co.id/
Berita

Semeru Erupsi Terus Menerusi, Kolom Abu Tembus 1 Kilometer

Jumat, 02 Januari 2026 - 22:46
Semeru Erupsi Terus Menerusi, Kolom Abu Tembus 1 Kilometer Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km di atas puncak pada Jumat (2/1/2026) malam. (Foto: ANTARA/HO-PVMBG)

TIMES JATIM, LUMAJANG – Lumajang, Jawa Timur, - Gunung Semeru yang kini berstatus level III atau siaga mengalami erupsi terus menerus dengan tinggi letusan 600 meter hingga 1 kilometer pada Jumat malam.

Berdasarkan data petugas, Gunung Semeru tercatat mengalami erupsi sejak pukul 05.46 WIB; 06.10 WIB; 06.57 WIB; 9.29 WIB; 9.48 WIB; 9.54 WIB; 10.17 WIB; 11.19 WIB, kemudian erupsi kembali pukul 17.50 WIB; 18.18 WIB; 18.33 WIB; 18.51 WIB; 18.54 WIB; 19.40 WIB; dan 20.14 WIB, sehingga total tercatat 15 kali erupsi.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 19.40 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak (4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara dan saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung.

Tidak selang lama, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 20.14 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak (4.676 mdpl).

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung," tuturnya.

Gunung Semeru berada pada status Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

"Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi)," katanya.

Di luar jarak tersebut, lanjutnya, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Kemudian warga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.