DPRD Surabaya Apresiasi Peningkatan Layanan Kesehatan di Kota Pahlawan
TIMES Jatim/Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo saat ditemui dalam acara pembukaan SHSS 2025, beberapa waktu lalu. (Foto: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

DPRD Surabaya Apresiasi Peningkatan Layanan Kesehatan di Kota Pahlawan

Surabaya meraih predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna dan STBM Paripurna Peringkat I Nasional dari Kementerian Kesehatan RI.

TIMES Jatim,Selasa 2 Desember 2025, 21:36 WIB
12.6K
S
Siti Nur Faizah

SurabayaAnggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo mengapresiasi jajaran pemerintah kota atas dua penghargaan tertinggi kesehatan nasional, yakni predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna dan STBM Paripurna Peringkat I Nasional dari Kementerian Kesehatan RI.

Menurutnya, prestasi ini adalah cerminan dari kemajuan signifikan dalam sektor kesehatan dibawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi. Terutama dalam layanan di Puskesmas sebagai garda terdepan.

​"Puskesmas sebagai garda pertama itu sekarang sudah sangat lengkap. Yang dulu tidak ada Puskesmas 24 jam, sekarang ini sudah mulai dibuka 24 jam," ujar dr. Michael, Selasa (2/12/2025). 

​Selain Puskesmas, kecepatan pelayanan di rumah sakit dan respon cepat Wali Kota terhadap keluhan masyarakat sudah cukup baik.

Menurutnya, pengembangan rumah sakit di Surabaya berlangsung luar biasa, baik dari segi kapasitas maupun pelayanan tepat waktu, yang didukung oleh sistem antrian digital.

​"Saya rasa dengan adanya perjalanan prestasi yang luar biasa ini, Surabaya memang layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut," ungkapnya.

Meski begitu, legislator Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga memberikan beberapa catatan yang perlu dibenahi, terutama terkait Sumber Daya Manusia (SDM) di fasilitas kesehatan.

​Kekurangan SDM di beberapa Puskesmas, lanjutnya, adalah salah satu hal yang harus diperhatikan. Selain itu, ia berharap agar jumlah Puskesmas 24 jam dapat diperbanyak untuk lebih membantu masyarakat Surabaya.

​"Kebutuhan untuk melengkapi Puskesmas dengan tenaga ahli, khususnya spesialis anak dan spesialis kandungan itu juga dibutuhkan. Meskipun tidak setiap hari, perlu ada jadwal kunjungan atau praktik spesialistik di Puskesmas, misalnya seminggu sekali atau dua kali. Ini sudah sangat-sangat dibutuhkan," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.