Warga Pesisir Banyuwangi Lebih Waspada, Fenomena Angin Kencang Tengah Melanda
TIMES Jatim/Ilustrasi angin kencang di wilayah pesisir. (Foto : Image AI)

Warga Pesisir Banyuwangi Lebih Waspada, Fenomena Angin Kencang Tengah Melanda

Warga yang tinggal di pesisir Banyuwangi, Jawa Timur, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya dalam beberapa hari kedepan, diprakirakan adanya aktivitas angin kencang.

TIMES Jatim,Rabu 3 September 2025, 15:45 WIB
18.7K
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIWarga yang tinggal di pesisir Banyuwangi, Jawa Timur, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya dalam beberapa hari kedepan, diprakirakan adanya aktivitas angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur pada periode 2 sampai 4 September 2025.

Angin kencang ini berpotensi terjadi terutama pada siang hingga malam hari. Hal ini dapat berdampak pada aktivitas warga akibag meningkatnya potensi terjadi pohon tumbang, kerusakan ringan pada bangunan, gangguan transportasi, hingga potensi penyebab gelombang tinggi di wilayah pesisir Banyuwangi.

Prakirawan BMKG Kelas III Banyuwangi, Agung Dwi Nugroho menjelaskan, berdasar analisis dinamika atmosfer terkini, potensi angin kencang ini dipicu oleh keberadaan sistem tekanan rendah 1009 mb yang terdeteksi di barat Pulau Sumatera.

Sistem tersebut menyebabkan terbentuknya tarikan massa udara kuat dari wilayah Jatim menuju pusat tekanan rendah tersebut, sehingga meningkatkan kecepatan angin secara signifikan di wilayah Jawa Timur.

"Angin kencang yang perlu diwaspadai lebih, yaitu terutama daerah pesisir-pesisir pantai seperti perairan Wongsorojo sampai Pesanggaran. Jadi melingkari Banyuwangi," kata Agung, Rabu (3/9/2025).

"Untuk kecepatan angin sendiri bisa mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam," imbuhnya.

Akibat dari angin kencang ini, lanjut Agung, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi. Terutama di wilayah perairan selatan Banyuwangi. Sementara perairan di utara seperti di Pelabuhan Ketapang masuk kategori rendah sampai sedang.

'Ini kategorinya sedang yakni 1,5 hingga 3 meter, dan diprakirakan bisa tinggi mencapai 3 sampai 3,5 Meter, jadi masyarakat harus lebih waspada," tuturnya.

Agung mengimbau kepada masyarakat Banyuwangi, supaya untuk 2 hari kedepan lebih bisa waspada, dan tidak berteduh di pohon yang tinggi dan kering yang perpotensi rontok sampai jatuh.

"Terutama untuk para nelayan di daerah pesisir-pesisir pantai selatan, untuk meningkatan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi. Dan selalu update perkembangan cuaca di laman resmi BMKG," pesannya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.