https://jatim.times.co.id/
Berita

Fatayat NU Probolinggo: Stigma Sosial 'Tembok Terbesar' ODHA

Minggu, 30 November 2025 - 20:24
Fatayat NU Probolinggo: Stigma Sosial 'Tembok Terbesar' ODHA Sosialisasi dan talkshow Anti-stigma HIV oleh Fatayat NU Kabupaten Probolinggo di Desa Bulujaran Lor, Tegalsiwalan (FOTO: Iqbal/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, PROBOLINGGO – Stigma sosial disebut sebagai "tembok paling besar" yang hingga kini masih menghalangi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Probolinggo, Jatim, untuk memperoleh dukungan dan pengobatan yang layak.

Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan talkshow anti-stigma HIV yang digelar Pengurus Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Jatim, dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia.

Acara yang digelar di Aula Balai Desa Bulu Jaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan, Minggu (30/11/2025) ini, dihadiri lebih dari seratus peserta dari 11 kecamatan dan dirancang untuk memperluas pemahaman serta menekan diskriminasi terhadap penyintas HIV.

Deklarasi-Gerakan-Fatayat-NU-Anti-Stigma-HIV-AIDS.jpgPenandatanganan Deklarasi Gerakan Fatayat NU Anti Stigma HIV/AIDS (FOTO: Iqbal/TIMES Indonesia)

Kasus Lokal di Probolinggo

Pentingnya kegiatan ini didukung data kasus HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kasus HIV dan AIDS di wilayah ini menunjukkan tren fluktuatif.

Pada 2022, tercatat sebanyak 267 kasus (HIV) dan 18 kasus (AIDS). Kemudian naik signifikan menjadi 311 kasus HIV dan 13 kasus AIDS pada 2023. Dan kembali turun pada tahun 2024 dengan 292 kasus HIV dan 1 kasus AIDS.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS di tengah tingginya kasus lokal bukan hanya urusan medis, melainkan urusan sosial.

“Yang kita hadapi bukan hanya penyakitnya, tetapi cara masyarakat memandang penyintas. Stigma sosial adalah tembok paling besar yang harus kita robohkan agar penyintas berani mencari pengobatan dan dukungan. Edukasi yang benar menjadi kunci untuk meruntuhkan tembok itu,” ujar Sofia.

Stigma Internal dan Akses Kesehatan Nasional

Kekhawatiran yang disampaikan Fatayat NU ini juga selaras dengan temuan nasional. Laporan People Living with HIV Stigma Index 2.0 in Indonesia 2024 mengungkapkan bahwa stigma internal (perasaan malu atau menyalahkan diri sendiri) masih sangat tinggi.

Sebanyak 35,9% ODHA di Indonesia mengakui mengalami stigma yang mereka internalisasi. Data tersebut menggarisbawahi dampak fatal dari stigma ini pada akses kesehatan.

Sebanyak 9,4% ODHA secara nasional melaporkan memilih untuk menghindari pergi ke klinik atau rumah sakit karena khawatir status HIV mereka terungkap.

Selain itu, 13,4% responden melaporkan mengalami stigma dan diskriminasi eksternal dari orang lain dalam 12 bulan terakhir.

Senada dengan Sofia, Ketua PAC Fatayat NU Tegalsiwalan, Susiani, menyoroti peran strategis perempuan muda dalam isu ini. Ia menilai perempuan memegang kunci untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan perlakuan setara bagi penyintas HIV.

“Perempuan adalah agen perubahan di banyak ruang sosial. Kami harus menjadi garda terdepan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif,” kata Susiani.

Sementara itu, Badut Taman, aktivis pendampingan HIV/AIDS asal Probolinggo yang menjadi narasumber utama, memaparkan pengalaman lapangannya. Ia menyebut banyak penyintas harus menghadapi dua beban sekaligus: penyakit dan penolakan sosial.

“Tak sedikit yang lebih takut ditolak lingkungan dan dihakimi, dibanding menghadapi kondisi kesehatannya. Langkah edukatif seperti yang dilakukan Fatayat NU ini sangat penting untuk meruntuhkan mitos dan ketakutan yang tak berdasar di tengah masyarakat,” jelas Badut.

Acara yang berlangsung interaktif tersebut ditutup dengan diskusi terbuka mengenai penularan, pencegahan, serta bentuk dukungan emosional dan sosial bagi ODHA. Para peserta menyerukan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan bebas stigma di Kabupaten Probolinggo. (*)

Pewarta : Muhammad Iqbal
Editor : Muhammad Iqbal
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.