https://jatim.times.co.id/
Berita

Rotasi Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jatim Mengacu Tes Talent DNA

Minggu, 01 Februari 2026 - 11:30
Rotasi Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jatim Mengacu Tes Talent DNA Gubernur Khofifah saat melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (30/1/2026) kemarin.(Dok.Humas Pemprov Jatim)

TIMES JATIM, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa baru merotasi tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (30/1/2026) kemarin.

Menariknya, proses rotasi pejabat tinggi pratam tersebut menggunakan Talent DNA, merit sistem, serta uji kompetensi melibatkan banyak tokoh dan pakar sebagai bahan penilaian kinerja. 

Gubernur Khofifah menegaskan rotasi kali ini menjadi yang pertama dimana Pemprov Jatim menggunakan Talent DNA.

Ia memastikan pemanfaataan Talent DNA semakin melengkapi merit system yang diberlakukan di lingkungan Pemprov Jatim.

“Ini pertama kali kita gunakan mapping Talent DNA yang kemudian dikuatkan dengan uji kompetensi oleh tim pansel. Sehingga kita harap pejabat yang dilantik bisa maksimal menjalankan tugas,” tegasnya. 

Khofifah-Indar-Parawansa-a.jpg

Sementara itu, tujuh pejabat yang dirotasi adalah M. Yasin sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Nurkholis sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dydik Rudy Prasetya sebagai Assisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi, Imam Hidayat sebagai Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi, Sufi Agustini sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jatim. 

Selain itu, Tri Wahyu Liswati sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro dan Agung Subagyo sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah Sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 800.1.3.3/362/204/2026 tanggal 29 Januari 2026 diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. 

Gubernur Khofifah menekankan, agar pejabat yang dirotasi tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur. 

“Pelayanan terbaik menjadi kunci terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Gubernur Khofifah juga meminta para pejabat yang dirotasi harus mengoptimalkan program-program pokok di Jatim yang meliputi pelayanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. 

Dalam melaksanakan berbagai program pokok, Gubernur Khofifah meminta kepada seluruh jajaran perangkat daerah untuk melaksanakan dengan penuh kehati-hatian. Terlebih, dalam memetakan berbagai program yang masuk dalam program pokok maupun program penunjang. 

"Proses ke hati-hatiannya harus sama dilaksanakan antara program pokok dan program penunjang terutama dalam melaksanakan dan menjalankan berbagai program yang berdampak kepada masyarakat Jatim," ujarnya. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah tak lupa menekankan agar mampu menyelaraskan berbagai program di Jatim dengan berbagai program atau proyek strategis nasional. 

Berdasarkan data realisasi penerimaan kas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Tahun Anggaran 2025, menunjukkan Jatim unggul dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa.

“Jawa Timur mencatatkan surplus sebesar 5,97%, melampaui capaian DI Yogyakarta 3,65% dan DKI Jakarta 2,79%,” jelasnya.

Gubernur Khofifah menyebut, dalam memberikan menyusun kebijakan harus dilakukan dengan kehati hatian dan harus melibatkan kajian dari banyak pakar maupun tokoh hingga praktisi. 

Kepada Assisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi, Gubernur Khofifah berpesan harus mampu memetakan segala potensi agar pembangunan ekonomi di Jatim bisa berjalan selaras dengan nasional. 

Selain pembangunan ekonomi, tugas yang harus dilaksanakan adalah menjaga Jatim tetap menjadi Lumbung Pangan Nasional. 

Bahkan, atas dedikasi luar biasa dalam membawa Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi di tingkat nasional sepanjang tahun 2025 Jatim mendapatkan pengakuan dari Presiden Prabowo diterimanya Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025. 

Jawa Timur sukses mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama kedaulatan pangan Indonesia. Produksi padi di wilayah ini mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG).

Selain beras dan padi, Jatim juga harus bersiap mendukung kebijakan nasional dalam mewujudkan swasembada jagung sampai swasembada gula. 

Oleh karena itu, tugas Assisten Perekonomian dan Pembangunan harus mampu mempertahankan segala capaian yang berhasil diraih oleh Jatim dengan mengkonsolidasikan dengan dinas terkait. 

Kepada Kepala Bakorwil yang menjadi kepanjang tanganan dari Pemprov di daerah, Khofifah meminta agar Kepala Bakorwil bisa turun memetakan berbagai potensi dan keunggulan dari setiap daerah. 

"Kepala Bakorwil harus secara detail melakukan pemetaan berbagai potensi dan keunggulan di masing masing daerah. Juga meningkatkan potensi daerah yang tidak dikenal menjadi daerah yang lebih bagus sehingga," jelasnya.

Talent DNA Wujudkan Birokrasi Sehat

Gubernur Khofifah memang ingin benar-benar mewujudkan birokrat yang memiliki kinerja efektif, efisien, adaptif, kompeten dan berdampak. Hal ini sejalan dengan tujuan Jatim menuju lumbung talenta nasional.

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menerapkan manajemen talenta. Pemprov Jatim sendiri telah melakukan identifikasi talent DNA yang disupport oleh ESQ Corporation.

"Jadi manajemen talenta saat  ini bekerjasama dengan  tim ESQ melalui metode talent DNA,” katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, manajemen talenta akan menjadi pintu masuk untuk mengidentifikasi karakter dari masing-masing ASN. 

Oleh sebab itu, ia telah menginstruksikan seluruh ASN yang terdiri dari PNS, CPNS dan PPPK  di Pemprov Jatim untuk mengikuti tes talent DNA secara digital lewat aplikasi yang disediakan oleh ESQ Corporation.

Hasil analisa dari DNA talent ini akan memudahkan dalam melakukan pemetaan sumber daya manusia, sehingga distribusi dan redistribusi ASN maupun SDM akan lebih tepat dan efisien.

"Menurut saya memudahkan kita semua melakukan pemetaan," katanya.(*)

 


 

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.