TIMES JATIM, JAKARTA – Jabatan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacab Dispendik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik resmi berganti. Posisi yang sebelumnya dijabat Kiswanto kini diemban oleh Eko Agus Suwandi.
Eko yang merupakan mantan Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri mulai menjalankan tugas perdananya dengan memperkenalkan diri di kantor Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jumat (2/1/2026).
Momen penyambutan tersebut turut dihadiri sejumlah siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya asal Gresik yakni Akmal Wafi dan Muhammad Argya Imhil Muhaijid yang kebetulan tengah menikmati libur sekolah, serta beberapa wali murid.
Salah satu wali murid, Sekti Indah mengaku bangga atas penunjukan mantan kepala sekolah yang kini menjabat sebagai Kacab Dispendik di Wilayah Gresik.
Menurut Indah, selama menjabat sebagai kepala sekolah, Eko Agus Suwandi dikenal memiliki peran besar dalam membimbing siswa, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
"Kami sangat kehilangan, tapi kami juga bangga semoga Pak Eko bisa menjalankan tugas dengan lancar di Gresik," ungkapnya.
Sementara itu, Eko Agus Suwandi menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukannya adalah penguatan internal organisasi. “Pada tahap awal ini, kami akan fokus pada penguatan tim,” katanya.
Ia menjelaskan, setelah itu pihaknya akan melakukan pemetaan dan pengumpulan informasi untuk memahami kondisi serta kebutuhan di lingkungan kerja.
“Kami ingin kulakan informasi terlebih dahulu, memaksimalkan fungsi tempat kerja, sekaligus memahami persoalan-persoalan yang ada utamanya di SMA negeri maupun swasta di Gresik,” jelasnya.
Ke depan, pria asal Kediri itu juga berencana membuka kanal pengaduan publik sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi. Melalui kanal tersebut, wali murid maupun masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung.
“Ini era keterbukaan informasi. Akses informasi harus lebih mudah. Nantinya wali murid atau masyarakat yang memiliki keluhan atau masukan bisa langsung menyampaikannya melalui kanal pengaduan yang kami siapkan,” tegasnya.
Menurut Eko, kehadiran layanan pengaduan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. "Yang paling penting tentu membangun kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan," ucapnya. (*)
| Pewarta | : Akmalul Azmi |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |