TIMES JATIM, SIDOARJO – Hujan yang sering mengguyur Kabupaten Sidoarjo menyebabkan sejumlah ruas jalan berlubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan berkendara.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merespons keluhan tersebut. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo menyiapkan perbaikan serentak pada 16 ruas jalan rusak.
Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Makhmud, mengatakan perbaikan akan dimulai dalam waktu dekat. Lokasi perbaikan tersebar di beberapa kecamatan.
“Mulai besok, kami mulai menangani 16 ruas jalan. Pekerjaan ini akan kami laksanakan secara serentak oleh Dinas PUBMSDA,” ujar Makhmud, Rabu (4/2/2026).

Ia menyebutkan, 16 ruas jalan tersebut berada di wilayah Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati, dan Waru.
Menurutnya, perbaikan jalan tidak hanya dilakukan oleh Dinas PUBMSDA. Penanganan juga akan berjalan bersamaan dengan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).
“Insyaallah minggu ini 16 ruas, minggu depan kami lanjutkan lagi 15 ruas. Sementara itu, teman-teman camat juga akan bergerak melalui PIWK,” katanya.
Makhmud menargetkan seluruh perbaikan jalan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri. Target tersebut sesuai arahan Bupati Sidoarjo agar hasil perbaikan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Harapannya, sebelum hari raya seluruh perbaikan ini sudah selesai sehingga bisa dinikmati masyarakat,” ucapnya.
Selain program utama, Dinas PUBMSDA juga membuka penanganan darurat. Langkah ini dilakukan apabila ditemukan kerusakan jalan yang dinilai mendesak dan berpotensi membahayakan.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para camat. Koordinasi dilakukan melalui desk bersama untuk memetakan kewenangan penanganan jalan.
“Semua sudah kami petakan. Tinggal menyinkronkan agar pelaksanaannya bisa berjalan simultan dan optimal,” jelasnya.
Terkait Jalan Lingkar Timur yang menjadi perhatian publik, Dinas PUBMSDA menyiapkan langkah percepatan. Penanganan dilakukan dengan dukungan satuan tugas serta koordinasi lintas sektor.
Pihaknya juga berharap adanya tambahan anggaran untuk mempercepat perbaikan di kawasan tersebut.
Selain itu, Dinas PUBMSDA tengah menyiapkan perencanaan sekitar 25 paket pekerjaan jalan. Seluruh paket tersebut ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Setelah perencanaan selesai, proses lelang akan dilaksanakan secara serentak.

“Ke depan, pola ini juga akan kami terapkan untuk perencanaan tahun 2027. Kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda agar perencanaan bisa dianggarkan di PAK,” kata Makhmud.
Ia menilai sistem serentak akan mempercepat proses penanganan jalan.
“Dengan sistem serentak, penanganan lebih cepat, lelang lebih cepat, dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnyapungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Keluhan Warga Dijawab Cepat, 16 Ruas Jalan Rusak di Sidoarjo Diperbaiki Serentak
| Pewarta | : Syaiful Bahri |
| Editor | : Deasy Mayasari |