Berita

Mien Uno Bagikan Kiat Sukses Mendidik Anak

Rabu, 27 Januari 2021 - 21:39
1.78k
Mien Uno Bagikan Kiat Sukses Mendidik Anak Seminar parenting cara mendidik anak menjadi pemimpin yang sukses. (Foto: Baracoaching for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rabu, (27/1/2021) ibunda keluarga Uno, Rachmini Rachman atau yang akrab disapa Mien Uno beserta putranya Indra Cahaya Uno membagikan kiat-kiat bagaimana membesarkan anak hingga menjadi seorang pemimpin yang sukses.

Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Baracoaching ini hadir pula Han Budiyono, The Million Dollar Coach sebagai pembawa acara sekaligus keynote.

Bagi Mien, orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi proses pertumbuhan anak. Dengan begitu, mereka dapat mengetahui bakat anak sedari kecil dan mengasahnya menjadi kemampuan.

"Dari kecil Saya sudah tau ke mana arah mereka, Indra dan Sandi (baca: Sandiaga Uno)," tuturnya.

Mien melanjutkan bahwa sepuluh tahun pertama adalah masa yang krusial bagi orang tua untuk membangun pondasi anak. Pada usia lima tahun, orang tua seharusnya sudah dapat melihat bakat anak mereka.

Masalahnya, kesibukan orang tua dalam bekerja kerap kali menjadi hambatan dalam mendampingi anak. Menurut Mien, orang tua seharusnya bisa konsekuen dengan keputusannya. Apabila telah memutuskan untuk memiliki momongan, maka mendampingi anak haruslah menjadi prioritas utama.

"Harus bagi tugas siapa yang cari uang dan mengurus anak. Kita konsekuen dengan keputusan kita. Jangan ketika sudah punya anak lalu dipegangkan ke orang lain," jelasnya.

Pesan penting lain dari Mien adalah untuk tidak mengunggulkan salah satu anak di antara anak yang lain. Sikap tersebut dinilai dapat membentuk karakter anak di masa depan.

"Kita tidak boleh memiliki anak emas. Anak emas akan menghancurkan diri seseorang. Termasuk as leader (sebagai pemimpin) dalam organisasi. Tidak boleh ada anak emas dalam organisasi," paparnya.

Berikutnya, Indra Uno menanggapi pertanyaan host mengenai bagaimana mengajarkan empati kepada anak.

"Ajarkan bagaimana kita bisa in other shoes (Membayangkan diri sendiri dalam situasi atau keadaan orang lain, untuk memahami atau berempati dengan perspektif, pendapat, atau sudut pandang mereka)," ucapnya.

"Jadi, kita tidak perlu menunggu perlakuan orang lain untuk berbuat baik. Doing good feels good (melakukan hal baik dan merasakan yang baik)," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa orang tua juga harus mampu memfasilitasi perbedaan pendapat di antara anak. Baginya, momen tersebut dapat menumbuhkan daya kreativitas anak.

"Kreatif, inovatif, cara melatihnya adalah dengan memfasilitasi perbedaan-perbedaan pendapat. Mengapa berbeda pendapat, mengapa bisa berpikir seperti itu. Kreativitas tumbuh karena kita difasilitasi untuk berbeda pandangan," ucap Mien Uno. (*)

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.