TIMES Jatim/Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono menjawab pertanyaan awak media dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/1/2025). (FOTO: Antara/Uyu Septiyati Liman)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan mayoritas aset investasi industri perasuransian baik pada asuransi jiwa, asuransi umum dan reasuransi, dan instrumen investasi masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN).

TIMES Jatim,Selasa 28 Januari 2025, 07:28 WIB
251.2K
A
Antara

JAKARTAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan mayoritas aset investasi industri perasuransian baik pada asuransi jiwa, asuransi umum dan reasuransi, dan instrumen investasi masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN).

Hal itu seperti diungkapkan Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK di Jakarta, Senin (27/1/2025).

“Dari Surat Berharga Negara ini komposisi penempatan investasi sebesar 38,4 persen untuk asuransi jiwa dan 36,1 persen untuk asuransi umum dan reasuransi,” ucap Ogi.

Ogi menuturkan bahwa pihaknya selalu mendorong perusahaan asuransi dan reasuransi untuk menyusun kebijakan investasi yang disesuaikan dengan durasi kewajiban, serta memperhatikan aspek kualitas aset dan likuiditas untuk memastikan kemampuan pembayaran klaim jatuh tempo.

Ia mengatakan bahwa kebijakan investasi tersebut diperlukan sebagai acuan bagi perusahaan dalam memilih jenis investasi untuk mendukung kesesuaian antara kewajiban dan kekayaan.

Menurut dia, salah satu instrumen investasi yang memiliki kelebihan berupa risiko yang rendah dan imbal hasil investasi yang relatif tinggi adalah Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Ogi pun menuturkan bahwa penempatan investasi di SRBI menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak Juli 2024.

“Meskipun demikian, porsi investasi industri asuransi di SRBI masih kurang dari 1 persen dari total investasi sektor asuransi,” katanya.

OJK mencatat total aset industri asuransi pada November 2024 mencapai Rp1.126,93 triliun atau naik 2,20 persen secara tahunan, dari Rp1.102,72 triliun pada November 2023.

Total aset industri tersebut terdiri atas total aset asuransi komersil dan nonkomersial yang masing-masing tercatat sebesar Rp903,58 triliun, atau naik 2,71 persen yoy dan Rp223,35 triliun, atau meningkat 0,15 persen yoy. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.