Rahmat Beri Santoso, pemain asli Jombang mendapat penghargaan dari Pemkab Jombang atas perannya di Timnas Indonesia. ... ...
JOMBANG – Perjuangan arek asli Jombang, Rahmat Beri Santoso bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-20 2023 mendapatkan apresiasi dari Pemkab Jombang.
Rahmat Beri Santoso yang ikut menghantar Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-20 di Uzbekistan pada 1-18 Maret 2023, diundang ke Pendopo oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab untuk sarapan pagi, Rabu (21/9/2022).
Wajah sumringah terlihat dari wajah Rahmat Beri Santoso yang pertama kalinya menginjakan kaki di rumah dinas orang nomor satu di Jombang itu. Ia juga berkesempatan duduk sebangku bersama Forkopimda untuk melaksanakan makan pagi.
"Senang sekali. Ini pengalaman yang luar biasa. Semangat saya semakin membara untuk membawa nama baik Indonesia kedepan," kata Rahmat Beri Santoso kepada TIMES Indonesia, Rabu (21/9/2022).
Setelah pertemuan itu, Bupati Jombang juga menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih kepada Rahmat Beri Santoso yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Jombang dikancah sepak bola.
Sementara itu, Bupati Jombang merasa bangga kepada Rahmat Beri Santoso yang telah memberikan yang terbaik bagi Indonesia. "Kami selaku Pemkab Jombang mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh Rahmat Beri putra daerah Jombang," ungkapnya.
Politisi PPP ini berharap semangat Rahmat Beri Santoso tidak kendor serta bisa memberikan motivasi kepada para pemuda bahwa orang Jombang bisa menunjukan prestasi yang mentereng.
"Kami mengapresiasi, memberikan semangat, dan mendukung agar karirnya. Semoga bisa membawa nama baik Jombang. Kepada Rahmat Beri apapun yang lalukan jangan lupa berdoa dan jangan pernah meninggalkan Shalat," harap Mundjidah Wahab.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, perjuangan yang dilakoni Rahmat Beri Santoso mengharumkan nama Indonesia belum mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab Jombang.
Eri Prasetyowati (40) Ibunda Rahmat Beri Santoso mengaku sempat kesulitan untuk mendukung karir anaknya menjadi pemain sepak bola prefesional.
"Kalau tidak ada yang diadain (pinjem) kadang pamannya yang bantu, semua keluarga suport semua," jelasnya.
Menurutnya, selama ini belum pernah menerima bantuan atau penghargaan dari Pemerintah Daerah atas keberhasilan yang diraih oleh Rahmat Beri Santoso.
"Selama ini, belum ada perhatian bagi anak saya untuk menunjang karirnya di sepak bola," ungkapnya.
Perjalanan Karir Rahmat Beri Santoso

Rahmat Beri Santoso sudah menyenangi sepakbola sejal kecil. Rumahnya yang jauh dari kota sempat membuat keinginannya menjadi pemain sepakbola sirna sebab tak ada sekolah sepakbola di dekat rumahnya.
Hingga akhirnya, Rahmat Beri Santoso bergabung di SSB Pesawat FC. Di SSB itu, ia mulai mengasah kemampuan dalam mengaloh si kulit bundar.
"Disana saya dikasih arahan jika ingin jadi pemain sepak bola yang hebat harus kerja keras dan disiplin dalam berlatih," paparnya.
Kemudian ia mulai mengikuti beberapa seleksi yang diadakan oleh PSID Jombang dan berhasil menembus skuat PSID Jombang usia 17 pada tahun 2017 silam.
Demi menjadi pemain top dunia, ia akhirnya meninggalkan PSID Jombang dan memilih bergabung menjadi bagian dari Persebaya Surabaya usia 15 pada tahun 2019 lalu.
"Di Persebaya Surabaya satu angkatan dengan Marselino, alhamdulillah sekarang ketemu lagi di Timnas," jelasnya.
Bakatnya permainnya yang bagus di usia muda, lantas membuat tim Liga 1, Barito Putera kepincut dan merekrutnya pada 2020. Rahmat Beri Santoso akhirnya masuk ke tim utama dan dipanggil Timnas Indonesia.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


