Kunjungan Wisata Pulau Bedil ‘Raja Ampat Banyuwangi’ Terus Naik
Panorama Pulau Bedil, Raja Ampat-nya Banyuwangi. (FOTO: Disbudpar Banyuwangi for TIMES Indonesia)

Kunjungan Wisata Pulau Bedil ‘Raja Ampat Banyuwangi’ Terus Naik

Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi wisata ini mengalami lonjakan kunjungan signifikan.

TIMES Jatim,Senin 26 Januari 2026, 14:51 WIB
31.9K
F
Fazar Dimas Priyatna

BANYUWANGIPesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi menunjukkan peningkatan drastis tersebut. Pada libur Nataru tahun 2024, tercatat 3.937 kunjungan wisatawan melalui akses Pantai Mustika. Angka ini melonjak tajam pada libur Nataru tahun 2025 menjadi 9.181 kunjungan.

"Kenaikan kunjungan pada libur Nataru 2025/2026 bahkan mencapai 133 persen dibanding tahun sebelumnya," ungkap Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Banyuwangi, Ainur Rofiq, Senin (26/1/2026).

Pulau Bedil memang memikat dengan gugusan pulau-pulau kecilnya yang eksotis, dikelilingi perairan jernih bergradasi warna biru toska dan hijau, mirip pemandangan karst di Piaynemo, Papua. Destinasi tersembunyi (hidden gem) ini menawarkan panorama alam memukau, laguna tenang untuk snorkeling, serta hamparan pasir putih alami yang memberikan suasana tenang dan eksotis.

Menurut Ainur Rofiq, peningkatan kunjungan ini bukan terjadi secara kebetulan. Faktor promosi melalui digital marketing yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, peran aktif media sosial, serta perbaikan infrastruktur penunjang menjadi pemicu utama.

Di sisi lain, yang membuat wisatawan makin betah dan nyaman adalah keindahan Pantai Mustika sebagai pintu masuk utama. Keindahan alam yang dibalut keramahan masyarakat lokal, ketersediaan beragam kuliner dari pelaku UMKM setempat. Serta kelengkapan sarana dan prasarana di lokasi wisata, seperti toilet dan mushola, turut menunjang kenyamanan pengunjung.

Sarana dan prasarana di Pantai Mustika ini tak lepas dari peran serta masyarakat dan kepedulian pelaku investasi, khususnya operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, yakni PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah berkontribusi besar dalam menumbuhkan sektor pariwisata di Pantai Mustika. Bantuan berupa penyediaan gazebo, menara pantau, dan fasilitas lainnya, semakin melengkapi daya tarik wisata Pulau Bedil ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Fazar Dimas Priyatna
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.