Empat Kali Sekadar 'Numpang Lewat', Exit Tol Kraksaan Tak Kunjung Diresmikan
Gerbang Exit Tol Kraksaan yang kini dibuka secara fungsional. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

Empat Kali Sekadar 'Numpang Lewat', Exit Tol Kraksaan Tak Kunjung Diresmikan

Buka-tutup Exit Tol Kraksaan di momen Lebaran 2026 jadi sorotan. Pelaku UMKM berharap akses ini segera diresmikan demi dongkrak ekonomi dan pariwisata Probolinggo.

TIMES Jatim,Selasa 17 Maret 2026, 16:52 WIB
394
A
Abdul Jalil

ProbolinggoMomen liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 H rupanya kembali memanfaatkan Tol Probowangi untuk mengurai benang kusut kemacetan di jalur Pantura. Namun pada lebaran ini, Exit Tol Kraksaan rupanya telah kali keempat dibuka sebagai jalur darurat musiman.

Siklus buka-tutup ini dimulai sejak debut perdananya pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Setelah itu, gerbang tol ini kembali dibuka dengan status yang sama pada Lebaran 2025, berlanjut ke Nataru 2025, dan kini terulang lagi di Lebaran 2026.

Selama empat musim libur panjang tersebut, publik seolah hanya diberi kesempatan untuk "numpang lewat". Tidak ada perubahan status operasional yang berarti. 

Pengguna jalan tetap harus tunduk pada batasan waktu yang ketat, di mana jalur ini hanya boleh diakses pada rentang pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Lewat dari batas waktu tersebut, portal ditutup dan kendaraan kembali dialihkan ke jalan arteri nasional.

Kondisi ini tentu menjadi sorotan bagi jalannya proyek infrastruktur tersebut. Empat kali masa uji coba operasional di momen-momen puncak volume kendaraan semestinya sudah memberikan landasan evaluasi teknis yang matang bagi pihak pelaksana proyek dan pengelola jalan tol.

"Sejak tahun 2024 sampai sekarang masih dibuka fungsional. Harusnya ini sudah dibuka secara resmi. Jangan hanya ketika di momen-momen tertentu saja," ungkap Faqih, salah satu pengguna jalan asal Probolinggo.

Selain itu, pembukaan secara resmi untuk Exit Tol Kraksaan sangat dinanti oleh pelaku UMKM. Selain untuk menunjang wisata, juga untuk membantu mendongkrak ekonomi pelaku UMKM.

"Kalau dibuka resmi pasti akan berdampak pada wisata dan ekonomi lokal. Para wisatawan yang libur akan semakin segan karena jalur yang mudah dan cepat," ungkap Suraji salah datu pelaku UMKM asal Kraksaan.

Kini, masyarakat dan pengguna jalan menuntut kepastian. Harapannya, operasional fungsional pada Lebaran 2026 ini benar-benar menjadi yang terakhir kalinya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Abdul Jalil
|
Editor:Muhammad Iqbal

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.