Mudik Lebaran 2026, Petugas Terminal Bondowoso Cek Kelaikan Bus
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, petugas Terminal Bondowoso memperketat pengawasan dengan menggelar ramp check
bondowoso – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, petugas Terminal Bondowoso memperketat pengawasan dengan menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan armada bus, Minggu (15/3/2026) kemarin.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi aman dan laik jalan, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
Kasatgas Regu B Terminal Bondowoso, Iswadi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebelum bus diberangkatkan. Petugas mengecek berbagai komponen penting, mulai dari unsur utama hingga penunjang kendaraan.
“Setiap bus kami periksa sebelum berangkat. Semua komponen harus berfungsi dengan baik. Jika sudah dinyatakan laik jalan, baru kami izinkan beroperasi,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Selain aspek teknis kendaraan, petugas juga memberikan edukasi kepada para sopir terkait keselamatan berkendara selama masa angkutan Lebaran.
Pengemudi diminta memastikan kelengkapan dokumen seperti SIM, STNK, serta bukti uji KIR atau KPS yang masih berlaku.
Iswadi menegaskan, kedisiplinan pengemudi dalam berlalu lintas menjadi faktor penting dalam menekan risiko kecelakaan.
“Kami ingatkan agar sopir tidak ugal-ugalan, tidak melanggar rambu seperti menerobos lampu merah atau melawan arus. Di titik rawan kecelakaan maupun kemacetan, kecepatan harus dikurangi,” katanya.
Kondisi kesehatan pengemudi juga tak luput dari perhatian. Menurutnya, sopir harus dalam keadaan prima karena memegang tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang.
“Pengemudi harus benar-benar fit. Keselamatan banyak orang ada di tangan mereka,” tambahnya.
Di sisi lain, aturan bagi bus bertrayek juga diperketat. Seluruh armada diwajibkan masuk terminal, baik saat keberangkatan maupun saat menurunkan penumpang, demi menjamin keamanan dan ketertiban.
Tak hanya menyasar sopir, imbauan juga diberikan kepada penumpang. Masyarakat diminta lebih teliti terhadap barang bawaan serta memastikan tujuan perjalanan sebelum naik bus.
“Pastikan barang tidak tertinggal dan jangan sampai salah naik kendaraan,” ucap Iswadi.
Ia juga membuka ruang pengaduan bagi penumpang jika menemukan pelanggaran tarif oleh pengemudi. Menurutnya, tarif angkutan telah ditetapkan pemerintah dengan batas bawah dan atas.
“Kalau ada tarif melebihi ketentuan, silakan laporkan ke petugas yang berjaga di terminal,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ramp check sebenarnya dilakukan rutin setiap hari. Namun, menjelang dan selama arus mudik Lebaran, intensitasnya ditingkatkan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
“Selama masa mudik, pengawasan kami perketat agar penumpang bisa merasa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

