Ning Ita Lantik Pengurus BAZNAS Kota Mojokerto 2026-2031, Minta Kelola ZIS Secara Modern
TIMES Jatim/Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pada saat melantik pengurus BAZNAS Kota Mojokerto, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Ning Ita Lantik Pengurus BAZNAS Kota Mojokerto 2026-2031, Minta Kelola ZIS Secara Modern

Wali Kota Mojokerto Ning Ita melantik pengurus BAZNAS periode 2026–2031. Ia menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan inovasi dalam pengelolaan ZIS untuk menurunkan angka kemiskinan.

TIMES Jatim,Selasa 3 Maret 2026, 21:48 WIB
79
T
Thaoqid Nur Hidayat

MOJOKERTOWali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya amanah, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah). Hal tersebut disampaikannya saat melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto periode 2026–2031 di Pendopo Sabha Kridha Tama Rumah Rakyat, Selasa (3/3/2026).

Ning Ita, sapaan akrabnya menyampaikan ucapan selamat kepada tiga pengurus yang baru dilantik, yakni Dwi Hariadi sebagai ketua, Muhtadi sebagai Wakil Ketua I, dan Akhnan sebagai Wakil Ketua II. Ning Ita mengakui jumlah pengurus kini berkurang dari lima menjadi tiga orang, namun ia menegaskan bahwa efisiensi tersebut tidak boleh mengurangi kinerja lembaga.

“Saya optimistis meskipun jumlah pengurusnya tiga orang, kinerja BAZNAS tetap maksimal dan tidak mengurangi output maupun kualitas pengelolaan zakat di Kota Mojokerto,” jelasnya, Selasa (3/3/2026).

Ning Ita menegaskan bahwa tugas sebagai pengurus BAZNAS merupakan amanah besar karena menyangkut pengelolaan ZIS dari aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat. Tanggung jawab tersebut tidak hanya kepada publik dan para muzakki, tetapi juga kepada Allah SWT.

“Amanah ini berat karena pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu harus dijalankan dengan benar dan penuh integritas,” tegasnya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS secara profesional dan modern dengan berbasis data, perencanaan yang matang, serta sistem monitoring dan evaluasi yang jelas agar hasilnya terukur. Transparansi dan akuntabilitas, lanjutnya, menjadi kunci untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan ASN dan masyarakat adalah modal utama. Kalau dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan publik akan semakin meningkat,” tambahnya.

Selain itu, Ning Ita mendorong BAZNAS terus berinovasi dalam menghimpun zakat, tidak hanya mengandalkan kontribusi dari ASN, tetapi juga memperluas partisipasi masyarakat dan badan usaha.

Dalam konteks pembangunan daerah, ia menegaskan BAZNAS merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Ia menyebut angka kemiskinan Kota Mojokerto terus menunjukkan tren penurunan dan berharap sinergi berbasis data dengan perangkat daerah terkait dapat semakin diperkuat.

Menutup sambutannya, Ning Ita berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah hingga akhir masa bakti pada 2031 dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa mendapat bimbingan tuhan dalam menjalankan tugasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.