Pengembangan Bus TransJatim di Malang Raya, Fokus Integrasi Terminal dan Jalur Wisata
TIMES Jatim/Operasional bus Trans Jatim koridor Malang Raya. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

Pengembangan Bus TransJatim di Malang Raya, Fokus Integrasi Terminal dan Jalur Wisata

Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa rencana penambahan dua koridor baru di Malang Raya ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

TIMES Jatim,Minggu 1 Februari 2026, 22:02 WIB
844.8K
S
Siti Nur Faizah

MALANGPemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus memacu transformasi transportasi massal melalui perluasan jangkauan bus TransJatim.

Kali ini, fokus pengembangan diarahkan ke wilayah Malang Raya dengan misi khusus, menghidupkan kembali Terminal Tipe B dan mengoneksikan titik-titik wisata unggulan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa rencana penambahan dua koridor baru di Malang Raya ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

"Sesuai arahan Ibu Gubernur, kami berharap dua koridor Trans Jatim di Malang Raya bisa benar-benar terealisasi untuk memperkuat mobilitas warga," ujar Nyono dilansir, Minggu (1/2/2026).

Langkah strategis yang diambil Dishub Jatim adalah mengintegrasikan seluruh koridor baru dengan Terminal Tipe B milik Pemprov, seperti Terminal Gadang dan Terminal Kepanjen. 

"Integrasi ini bertujuan mengembalikan marwah terminal sebagai titik awal dan akhir perjalanan (origin destination) yang selama ini dianggap kurang optimal," jelasnya. 

article
Kepala Dishub Jatim, Nyono. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

"Terminal yang dulu minim aktivitas, sekarang mulai hidup kembali dengan adanya Trans Jatim. Kuncinya ada di operasional ini agar terminal menjadi pusat pergerakan penumpang," sambung Nyono.

Dorong Ekonomi Lokal dan Wisata

Tak sekadar soal transportasi, kehadiran Trans Jatim di Malang Raya diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi baru.

Nyono menjelaskan, keramaian penumpang di terminal secara otomatis akan menghidupkan kios-kios pedagang dan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, skema pengembangan koridor ini juga melirik potensi pariwisata. Dengan akses transportasi massal yang mudah dan terjangkau menuju destinasi wisata, kunjungan wisatawan diprediksi akan melonjak.

"Kalau orang banyak datang, UMKM tumbuh. Orang belanja, kuliner hidup, dan ekonomi lokal bergerak. Inilah esensi dari konektivitas yang kita bangun," pungkasnya. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.