Kopi TIMES

Mahal Bukan Sekedar Uang

Senin, 16 Oktober 2023 - 16:32
Mahal Bukan Sekedar Uang Lilik Rita Sari (Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Darussalam Blokagung, Bayuwangi)

TIMES JATIM, BANYUWANGI – Sehat merupakan suatu nikmat yang lebih berharga dan lebih mahal daripada harta kekayaan. Nikmat sehat yang masih dapat kita rasakan setiap hari yaitu berupa kenikmatan dapat menghirup udara secara langsung. Hal tersebut menjadi bukti nyata yang menunjukkan besarnya nikmat sehat. 

Tidak dapat dipungkiri, banyak terjadi kenyataan manusia yang rela mengeluarkan biaya yang besar untuk berobat. Hal ini menjadi bukti mahalnya kesehatan yang merupakan kenikmatan tak ternilai dari Allah SWT.

Sehat merupakan nikmat terbesar yang dikaruniai oleh Allah kepada hambanya. Termasuk di dalamnya nikmat hidup. Manusia dapat melakukan berbagai aktifitas dengan nyaman mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur. 

Seorang ayah dapat bekerja menafkahi keluarganya karena badannya kuat. Seorang ibu dapat memasak untuk keluarganya karena tidak mengalami nyeri haid. Seorang anak dapat belajar dengan rajin karena tidak mengalami demam. Ini lah bukti nikmat nyata yang bisa dirasakan.

Menjaga kesehatan juga merupakan kewajiban kita sebagai umat manusia. Hidup dengan sehat adalah harapan setiap manusia. Apalagi saat covid 19. Kesehatan merupakan  suatu hal yang sangat utama dan harus benar-benar dijaga. Apapun akan dilakukan agar tidak mudah terserang penyakit. 

Misalnya, dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menjaga kesehatan, dan banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menerapkan pola hidup sehat. Sehat bagi orang yang bertakwa merupakan kenikmatan yang lebih besar daripada banyaknya harta. 

Baginya dengan nikmat sehat ini akan memudahkan kita dalam melaksanakan ibadah maupun melakukan kegiatan-kegiatan lainnya. Akan tetapi, banyak juga manusia yang lalai dari kenikmatan sehat. Salah satu bentuk kelalainan kita yaitu jarangnya menyukuri nikmat sehat yang kita rasakan setiap hari.

Rajin bersyukur kepada Allah Swt telah memberikan nikmat kesehatan. Walaupun mungkin kita hidup dalam kondisi yang pas-pasan. Meski tetap bersyukur masih diberikan kesempatan hidup dan kenikmatan sehat. Jika kita memperbanyak bersyukur. Maka niscaya Allah akan memberi kenikmatan yang lainnya. Syukuri lah nikmat sehat sebelum datang sakit.

Ketika kita mendengar kata "kekayaan” mungkin kita langsung berpikir tentang uang. Namun, justru kekayaan paling mahal adalah hal yang sama sekali tidak bisa dibeli dengan uang. Di bawah ini ada empat hal yang termasuk kekayaan paling mahal dan tidak bisa dibeli dengan uang sedikitpun.

Pertama, Waktu. Hal paling kaya menurutku adalah waktu. Waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kita lewati kembali. Banyak hal yang dapat terjadi selama waktu terus berputar. Apapun yang terjadi waktu akan terus berjalan tanpa berhenti sedikitpun. 

Ketika kita semakin hari semakin tua. Dengan masa lalu yang menyedihkan atau menyenangkan. Saat ini kita harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Isilah dengan hal-hal yang positif. Jika ada kesalahan yang dulu pernah diperbuatnya, perbaiki lah mulai detik ini.

Kedua, Kesehatan. Ketika kita merasa tidak sehat, bukankah semuanya terasa tidak menyenangkan? Kesehatan adalah hal yang sangat penting dan harus senantiasa kita utamakan. Kesehatan mental maupun fisik, keduanya sama-sama pentingnya.

Biasakanlah untuk hidup sehat tiap hari. Contohnya melakukan olahraga kecil selama 30 menit sehari. Kesehatan mental juga harus selalu dijaga supaya hidup kita lebih bahagia. Jauhilah orang-orang yang menyebarkan hal negatif di hidupmu dan perbanyak bersyukur.

Ketiga, Kesetiaan. Kesetiaan tidak bisa dibeli dengan uang berapapun jumlahnya. Kesetiaan adalah rasa solidaritas yang tinggi dan hanya orang hebat yang dapat melakukan hal ini. Jadilah salah satunya.

Keempat, Kepercayaan. Tidak jarang kita dibohongi atau dikhianati oleh orang lain. Bahkan oleh orang terdekat sekalipun. Maka dari itu, kepercayaan adalah suatu hal yang sangat besar untuk terus dijaga. Ketika banyak orang yang mengkhianati kepercayaan itu adalah bukti nyata bahwa kepercayaan adalah hal yang tidak mudah untuk terus dipertahankan. 

Jika kamu sudah dipercayai dengan baik oleh orang tua, atasan, teman, ataupun yang lainnya, jagalah kepercayaan itu. Jika kamu tidak bisa menjaga kepercayaan yang orang lain berikan, hal itu akan sangat berdampak pada pandangan mereka terhadap kita untuk waktu selanjutnya. Jadilah orang baik dan jagalah kepercayaan mereka.

Lantas, lestarikan nikmat sehat tanpa adanya uang. Tetapi dengan kekayaan sehat yang lebih mahal. Yakni waktu, kesehatan, kesetiaan dan kepercayaan. Dari hal diatas banyak kita tarik kesimpulan bahwasannya sudah jelas sekali nikmat sehat itu dari Allah SWT dan yang pasti dari diri kita masing-masing yang menilainya antara baik dan buruk.

***
*) Oleh : Lilik Rita Sari (Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Darussalam Blokagung, Bayuwangi)

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

Pewarta :
Editor : Hainorrahman
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.