Rupiah Melemah, Harga Oli Motor di Malang Naik hingga Rp10 Ribu
Salah satu bengkel motor di Kota Malang. (FOTO: Rizky/TIMES Indonesia)

Rupiah Melemah, Harga Oli Motor di Malang Naik hingga Rp10 Ribu

Melemahnya rupiah akibat kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat hingga mencapai Rp17.719 mulai berdampak pada kebutuhan perawatan kendaraan di tingkat bengkel.

TIMES Jatim,Jumat 22 Mei 2026, 15:11 WIB
798
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGMelemahnya rupiah akibat kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat hingga mencapai Rp17.719 mulai berdampak pada kebutuhan perawatan kendaraan di tingkat bengkel. Sejumlah harga oli dan ban sepeda motor di Kota Malang dilaporkan mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Salah satu pegawai bengkel motor di Jalan IR Rais, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Nugroho mengatakan, kenaikan harga paling terasa terjadi pada produk oli.

“Ini bulan ini naiknya sejak tanggal 7,” ujar Nugroho, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, hampir seluruh jenis oli mengalami kenaikan harga. Bahkan, beberapa produk naik hingga mendekati Rp10 ribu per kemasan. Ia menyebut salah satu oli yang sebelumnya dijual sekitar Rp52 ribu kini sudah mencapai Rp60 ribu.

“Oli semua rata, Mas. Yang naik memang paling terasa oli. Kalau ban naiknya tidak terlalu besar,” ungkapnya.

Untuk harga ban motor, lanjut Nugroho, kenaikannya berkisar Rp5 ribu hingga Rp6 ribu tergantung merek dan jenis produk. Beberapa produk tertentu masih tertahan karena adanya program potongan harga dari distributor.

“Ban sekitar Rp5 ribu sampai Rp6 ribu, gak sampai Rp10 ribu. Soalnya masih ada yang diskon,” jelasnya.

Nugroho juga menduga kenaikan harga tersebut dipengaruhi menguatnya dolar AS. Menurutnya, dampak kurs membuat harga barang ikut terkerek di pasaran.

“Iya, ikut semua,” ucapnya.

Meski demikian, ia menyebut kenaikan harga sparepart kendaraan belum terlalu signifikan dibandingkan oli dan ban. Kondisi itu membuat konsumen mulai merasakan bertambahnya biaya servis rutin kendaraan.

Kenaikan harga kebutuhan otomotif ini menambah daftar barang yang terdampak pelemahan rupiah terhadap dolar AS, setelah sebelumnya bahan pangan impor hingga kebutuhan industri juga mengalami penyesuaian harga.

“Untungnya kalau sparepart belum ada yang naik sampai sekarang,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.