TIMES Jatim/Gubuk tengah sawah jadi saksi sulitnya para petani di Pacitan dapatkan pupuk subsidi. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius dalam mendapatkan akses pupuk subsidi akibat ulah mafia pupuk yang memonopoli dan mempersuli ...

TIMES Jatim,Sabtu 24 Februari 2024, 12:22 WIB
15.8K
Y
Yusuf Arifai

PACITAN – Sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius dalam mendapatkan akses pupuk subsidi akibat ulah mafia pupuk yang memonopoli dan mempersulit distribusi. Petani di Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, termasuk di antara mereka yang merasakan dampak langsung dari masalah ini.

Anang Ismeidani (29), seorang petani dari Desa Gembong, menyatakan bahwa meskipun stok pupuk subsidi sebenarnya mencukupi, namun adanya mafia yang menguasai distribusi membuat petani kesulitan mendapatkannya. "Stok tidak masalah, yang membuat sulit adalah ulah mafia yang menjual dengan harga lebih tinggi," ujarnya dengan nada kesal, Sabtu (24/2/2024).

Dugaan adanya penyimpangan dalam penyaluran pupuk subsidi bukanlah rahasia lagi di kawasan tersebut. Namun, hingga saat ini, tindakan ilegal tersebut masih belum terungkap sepenuhnya.

Petani seperti Anang dan sejumlah rekannya sudah beberapa kali memperingatkan penyedia pupuk subsidi agar tidak mempersulit proses penebusan pupuk. Mereka memprotes agar tindakan mafia pupuk ditindak tegas oleh pihak berwenang.

Kesulitan akses terhadap pupuk subsidi memiliki dampak yang signifikan bagi petani. Biaya produksi meningkat karena petani terpaksa membeli pupuk non-subsidi dengan harga lebih tinggi. Selain itu, kurangnya pupuk subsidi juga menyebabkan penurunan hasil panen, yang pada gilirannya mempengaruhi pendapatan dan kesejahteraan petani. Ancaman terbesar adalah potensi krisis pangan karena produksi pertanian terhambat.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Pacitan perlu mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah mafia pupuk subsidi. Penguatan pengawasan dan penyaluran pupuk, penerapan sistem digital untuk meningkatkan transparansi, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku ilegal menjadi langkah-langkah penting yang perlu dilakukan.

Selain itu, penting juga untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada petani terkait penggunaan pupuk yang tepat dan efisien. Dengan demikian, diharapkan masalah mafia pupuk subsidi dapat diatasi dan petani dapat mengakses pupuk dengan mudah dan terjangkau, meningkatkan hasil panen, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.