https://jatim.times.co.id/
Berita

Borobudur Writers and Cultural Festival 2023 Digelar di Universitas Negeri Malang, Ini Alasannya

Jumat, 24 November 2023 - 18:30
Borobudur Writers and Cultural Festival 2023 Digelar di Universitas Negeri Malang, Ini Alasannya Pemukulan gamelan menandai Launching Buku BWCF 2023 Kamis (23/11/23) malam. (Foto:Youtube Borobudur Writers & Cultural Festival)

TIMES JATIM, MALANGBorobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) digelar di Universitas Negeri Malang, Kamis (23/11/2023) malam.

Pembukaanya ditandai peluncuran buku dan penampilan komunitas gamelan anak-anak SMB Jawasanyata dari Desa Ngadas, Kabupaten Malang.

Penasihat BWCF, Prof. Dr. Mudji Sutrisno, S.J, mengatakan, baru kali ini BWCF mengadakan kegiatan di luar Borobudur.

"Selain itu, dalam setiap perayaannya panitia BWCF memilih kuratorial yang spesifik dan tematik," tambahnya.

"Tahun ini kami ingin memperingati setahun wafatnya almarhumah Prof. Dr. Edi Sedyawati. Atas dasar inilah tema kuratorial adalah Ganesa, Seni Pertunjukan dan Repatriasi Benda-Benda Purbakala Indonesia," katanya lagi.

Disertasi almarhumah Prof. Dr. Edi Sedyawati sendiri mengenai pengacaan era Kediri dan Singosari. "Itulah yang menjadi dasar mengapa penyelengaraan BWCF dilaksanakan Malang,"  katanya lagi.

BWCF-2023-2.jpgPembukaan Launching Buku BWCF 2023 Kamis (23/11/23). (Foto: Vincilya Fildania/TIMES Indonesia)

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid juga mengungkapkan, bahwa BWCF ini sudah tumbuh dan berkembang.

"Ini wadah pertemuan yang sangat berharga bagi para penulis, pekerja kreatif, para aktivis budaya,  dan juga pemikir dari berbagai latar belakang keilmuan," kata dia.

Dalam festival ini nanti, akan dibahas pemikiran almarhumah di berbagai bidang yaitu arkeologi, sejarah, seni pertujukan maupun visual, dan lainnya.

"Sejauh ini belum ada usaha yang sistematis untuk menelusuri jejak pemikirannya secara akademik. Karena itu dalam pertemuan ini diharapkan nantinya bermuara pada sebuah penerbitan karya lengkapnya dengan pengantar biografis untuk menjelaskan perjalanan intelektual dan profesionalnya," tambahnya.

Acara utama peluncuran 4 buku juga telah diselenggarakan pada Rabu malam, yaitu :

- Si Pamutung
oleh Pembicara Repelita Wahyu Getumo (Balai Arkeologi Sumatera Utara)

- Surat Menyurat Louis Charles Damais-Claire Holt 1945-1947
oleh Penulis-Pembicara Jean Pascal Elbaz (mantan Direktur French Cultural Center/IFI Yogyakarta)

- Buku  Makalah Call For Papers BWCF 2023: Gamesa, Seni Pertunjukan & Pelestarian Warisan Budaya 
Oleh  perwakilan penulis-pembicara DR.Lydia Kieven (Peneliti Panji, Jerman)

- The Soul of Borobudur  oleh Penulis-Pembicara  Hendrick Tanuwidjaja

Dalam pemaparan buku Makalah Call For Papers BWCF 2023: Ganesa, Seni Pertunjukan & Pelestarian Warisan Budaya yang berisikan 69 artikel oleh Dr. Lydia Kieven dibagi menjadi 2 tema yaitu : Ganesa dan Seni pertunjukan, pelestarian budaya dan perundang-undangan.

Presentasi yang dibawakan berfokus pada keterkaitan antara seni visual dan seni pertunjukan, dan juga keterkaitan seni visual dan sastra.

Contoh yang digunakan dalam penelitian adalah relief di candi-candi Jawa Timur, seperti candi Kendalisodo, Candi Jago, dan Candi Sukuh.

Hendrick Tanuwidjaja, penulis The Soul of Borobudur juga menjelaskan, bahwa alasan tercipta bukunya adalah karena munculnya pemikiran Borobudur dirasa sangat relevan dengan milenial.

Dimana ketika mempelajari buku sejarah yaitu dipertanyakan relevansi apa yang ada dalam kehidupan kita. 

Dalam hal ini dibuktikan oleh perjalanan para biksu yang melewati nusantara turut menciptakan ledakan peradaban di bagian dunia yang lain.

"Dan saya menulis buku ini karena kegalauan sebagai seorang millenial dimana sangat mencintai naskah-naskah nasional  termasuk naskah bugis yang suka diteliti sejak di bangku SMP," katanya. 

Kemudian melompat dari tradisi abad 10 menuju 20, yaitu buku berjudul Surat Menyurat Louis Charles Damais-Claire Holt 1945-1947 oleh Jean Pascal Elbaz.

Dijelaskan, bahwa buku ini sebenarnya adalah perjalanan yang panjang lebih dari 30 tahun.

Terdapat bukti surat-surat Damais yang menjadi sumber tentang revolusi Indonesia dan sebuah analisis tajam tentang proses dekolonisasi di Asia Tenggara.

"Ketika saya menemukan dokumen dan surat-surat seperti merasa menemukan harta karun, karena sangat susah dan rumit dalam menjelajahi perjalanan ini," ungkap Jean.

Pada kesimpulannya, membaca surat-surat Damais-Holt memungkinkan kita untuk melihat sisi lain dari sosok orang orientalis yang sering kali dikarikaturkan dengan pandangan biner, melihat manusia dengan segala kompleksitasnya, dengan segala aspek multidimensi dalam situasi yang sangat kompleks seperti masa kemerdekaan.

Meskipun, sampai batas tertentu, mereka dibentuk oleh wacana dominan orientalis.

Damais dan Holt merupakan angkatan orientalis pertama yang berhasil menemukan ruang negosiasi, area untuk agensi, dan mengungkapkan wacana perlawanan/resistensi.

Karena itu membaca surat Damais-Holt memberikan kontribusi kepada kita tentang momen-momen terpenting dalam sejarah Indonesia dilihat dari perspektif seorang asing.

Pada kenyataannya, sedikit sekali orang asing berbicara dan ikut terlibat dalam proses kemerdekaan pasca kolonial.

Terakhir, tentang buku berjudul Si Pamutung karya Repelita Wahyu Getumo, yang menceritakan banyaknya sebuah temuan di pemukiman kuno Pedalaman Sumatera Utara (abad 9-13 M).

Buku ini bisa dijadikan acuan dalam menganalisis temuan benda bersejarah.

Penyambungan historisitas melalui acara ini, kesadaran tentang pentingnya perlindungan dan pengelolaan benda-benda purbakala dapat ditingkatkan.

Masyarakat bisa lebih memahami perlunya pelestarian dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam upaya ini.

Di sisi lain juga bisa menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur dan warisan budaya guna menciptakan rasa kebanggaan nasional dan bisa memperkuat identitas budaya masyarakat. (*)

Pewarta : Vincilya Fildania (PKL)
Editor : Widodo Irianto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.