https://jatim.times.co.id/
Berita

Pameran Arsip “Soerabaia Meradjoet Asa” Hadirkan Aktivitas Surabaya Tempo Dulu

Sabtu, 29 November 2025 - 19:17
Pameran Arsip “Soerabaia Meradjoet Asa” Hadirkan Aktivitas Surabaya Tempo Dulu Pengunjung melihat deretan foto Surabaya lawas di ruang pamer Alun-Alun Bawah Tanah Balai Pemuda. (Foto: Della Nur Khofiah)

TIMES JATIM, SURABAYA – Pameran foto dan arsip “Soerabaia Meradjoet Asa: Potret Aktivitas Surabaya Lawas” yang digelar di Alun-Alun Bawah Tanah Balai Pemuda, menghadirkan berbagai dokumentasi visual tentang kehidupan warga Surabaya pada masa lalu. Dilengkapi dengan penjelasan yang bisa diakses melalui barcode di setiap foto.

Di dalam ruangan, pengunjung dapat melihat rangkaian foto yang menggambarkan keseharian masyarakat dari berbagai masa. Ada potret aktivitas di pasar tradisional, suasana kawasan Kalimas, kegiatan pemerintahan kota pada masa-masa awal, hingga dokumentasi bangunan bersejarah yang kini sebagian sudah berubah fungsi. 

Benda-benda lama juga dipamerkan seperti alat makan dan bola bilyard oleh para expatriat di komunitas Simpang Societiet. Kehadiran arsip ini selain menampilkan bentuk fisik benda, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah kota bertumbuh melalui aktivitas warganya.

Pameran yang berlangsung hingga besok, (30/11/2025) ini bertujuan mengajak masyarakat mengenal ulang sejarah kotanya. Arsip foto mampu menjadi media yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan karena visual dapat langsung membangun hubungan rasa emosional mengenai kondisi di masa lampau masyarakat.

Pengunjung yang datang sore itu, Nadya (19). Ia datang ke pameran karena tertarik dengan dokumentasi Surabaya lama. Nadya tampak memindai beberapa barcode untuk membaca informasi tambahan dari foto-foto yang ia lihat.

“Foto-fotonya bikin saya ngerasa lagi lihat Surabaya dalam versi yang benar-benar berbeda. Banyak tempat yang sekarang sudah berubah total,” katanya. Menurutnya, penambahan barcode di setiap foto cukup membantu memahami tentang koleksi tersebut. “Keterangannya di barcode cukup jelas. Kita bisa tahu kegiatannya apa dan kenapa fotonya penting.”

Ia juga menilai bahwa pameran ini bisa menjadi cara yang bagus mengajak generasi muda mengenal sejarah kota. “Kalau visual kayak gini, lebih cepat nangkepnya,” tambahnya.

Pameran ini juga dilengkapi pemutaran film arsip yang menampilkan dokumentasi kegiatan dan tokoh yang berperan dalam perkembangan kota. Pemutaran dilakukan di hari Jum’at hingga Minggu selama periode acara. Film yang ditampikan adalah Soera Ing Baja, Koesno: Jati Diri Soekarno, dan Budi Dr. Soetomo. 

Meski tidak terlalu padat, pengunjung yang hadir tampak menikmati suasana yang tenang karena memungkinkan mereka mengamati foto-foto dengan lebih leluasa. Beberapa pengunjung lain terlihat saling berdiskusi sambil menunjuk detail dalam foto.

“Soerabaia Meradjoet Asa” menjadi ruang untuk warga melihat perjalanan Surabaya melalui aktivitas sehari-hari. Foto-foto yang ditampilkan selain merekam peristiwa besar, juga mengisahkan potongan hidup yang membentuk identitas kota. Dengan format yang ramah pengunjung, pameran ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk belajar sejarah dengan cara yang lebih ringan.

Pameran masih berlangsung hingga akhir November dan dapat dikunjungi tanpa biaya. Bagi warga yang ingin mengenal Surabaya dari cerita visualnya, ruang arsip ini menjadi salah satu pilihan yang patut disinggahi. Mengenai info lainnya seperti jadwal pemutaran film dapat dilihat di akun istagram @dispusipkotasurabaya. (*)

Penulis: Della Nur Khofiah (Mg)

Pewarta : Biro Surabaya Raya
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.