TIMES Jatim/Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

Formasi lowongan CPNS 2019, Pemkab Ponorogo kembali membuka untuk formasi dokter spesialis. Ada 6 formasi dokter spesialis yang ditawarkan, yakni dokter spesialis anak, anastesi, penyakit dalam, mata, radiologi dan THT. Kali  ini formasi tersebut tidak ad

TIMES Jatim,Jumat 6 Desember 2019, 10:59 WIB
7.7K
E
Evita Mukharomah

PONOROGOFormasi lowongan CPNS 2019Pemkab Ponorogo kembali membuka untuk formasi dokter spesialis. Ada 6 formasi dokter spesialis yang ditawarkan, yakni dokter spesialis anak, anastesi, penyakit dalam, mata, radiologi dan THT. Kali  ini formasi tersebut tidak ada yang daftar.

Bupati Ipong Muchlissoni menanggapi hal tersebut dengan santai. Kalau memang tidak ada yang mendaftar pihaknya akan menyiasatinya seperti tahun ini, yakni dengan merekrut dokter spesialis dengan sistem kontrak. "'Tahun ini untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis ya dengan perekrutan sistem kontrak,'' kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Jumat (6/12/2019).

Ipong mengatakan tidak adanya dokter spesialis yang mendaftar dimungkinkan mereka tidak ada yang mau menjadi PNS. Dengan nada bercanda, Ipong menyebut mungkin jadi PNS gajinya kecil. Beda jika direkrut dengan sistem kontrak, dimana gajinya sesuai pasaran, ''Kalau gaji pasarannya Rp 10 juta, ya harus dibayar segitu,'' katanya

Ipong mengungkapkan adanya sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), penggajian nantinya juga lewat BLUD tersebut. Selain itu opsi lain untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis ini, dengan menyekolahkan dokter umum yang ada untuk mengambil spesialis. "Menyekolahkan dokter yang ada ini boleh-boleh saja, namun saat ini belum saya lakukan,'' ungkapnya terkait lowongan CPNS 2019. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Evita Mukharomah
|
Editor:Tim Redaksi