TIMES JATIM, MOJOKERTO – Bulan Ramadan bukan menjadi alasan untuk enggan melakukan donor darah. Seperti yang terjadi di Markas PMI Kota Mojokerto, Rabu (26/3/2025). Terlihat antrean pendonor darah yang mengular.
Tingginya animo masyarakat Kota Mojokerto ini diapresiasi oleh PMI Kota Mojokerto.
Kasi Humas PMI Kota Mojokerto, Dimas Hariyadi (40) mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada seluruh pendonor darah baik pendonor darah baru maupun yang lama.
Sejumlah pendonor darah di Markas PMI Kota Mojokerto, Rabu (26/3/2025). (Foto: Theo/TIMES Indonesia)
“Kita PMI Kota Mojokerto mengucapkan terima kasih atas tingginya animo masyarakat untuk berdonor. Ini juga untuk meningkatkan stok darah kami untuk puasa dan Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.
Kegiatan donor Darah Spesial Ramadan ini mampu menarik warga lantaran telah disediakan 150 paket sembako bagi para pendonor pertama. Tentu hal ini disambut baik oleh warga Kota Mojokerto.
“Kita buka dengan memberikan kuota 150 paket sembako untuk para pendonor darah. Sekarang lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 100 paket saja. Antusiasme pendonor yang semakin bertambah, animonya meningkat. Banyak pendonor baru dan pendonor lama juga yang sangat antusias warga Kota Mojokerto ini,” ujarnya kepada TIMES Indonesia, Rabu (26/3/2025).
Dimas berharap masyarakat dapat mendonorkan darah untuk saling membantu dalam kemanusiaan. Pasalnya setelah momen Ramadan, tidak ada event donor darah kembali. Karena dipastikan jumlah pendonor ketika lebaran cenderung menurun. Namun, PMI Kota Mojokerto tetap membuka operasional donor darah setiap harinya pada pukul 08.00 - 09.00 WIB. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Animo Pendonor Darah Kota Mojokerto Tinggi, Antrean Mengular
Pewarta | : Thaoqid Nur Hidayat |
Editor | : Deasy Mayasari |