Berita

Tinggalkan Lokasi Aksi, Aremania Bersih-Bersih Hingga Dapat Apresiasi

Minggu, 27 November 2022 - 15:57
Tinggalkan Lokasi Aksi, Aremania Bersih-Bersih Hingga Dapat Apresiasi Terlihat Aremania yang menggunakan baju hazmat saat memunguti sampah yang sempat berserakan bekas aksi turun jalan, Minggu (27/11/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Ratusan Aremania mengadakan aksi turun jalan menuntut keadilan Tragedi Kanjuruhan di persimpangan Jalan Besar Ijen, Minggu (27/11/2022).

Dari pantauan TIMES Indonesia, terlihat ratusan massa aksi dari sejumlah wilayah, yakni Pisangcandi, Tanjungrejo, Bareng hingga Gading Kasri mulai menumpuk di persimpangan sejak 12.20 WIB.

Mereka melakukan aksi membentangkan spanduk, menaruh keranda mayat hingga teatrikal penembakan gas air mata di tengah persimpangan.

Terlihat dari pantauan lapangan, tak ada satu pun petugas kepolisian yang ada di tempat. Hanya saja, sejumlah anggota Satpol PP turun di tengah-tengah aksi guna mengatur para pengendara untuk memutar arah, karena jalan di blokade.

Adapun sejumlah Aremania yang membawa kotak-kotak makanan, roti hingga air minum untuk dibagikan kepada massa aksi.

Aksi-turun-jalan-Aremania-1.jpg

Sempat pula turun hujan yang membuat ratusan massa aksi harus berteduh terlebih dahulu.

Sekitar pukul 13.30 WIB saat hujan sedikit reda, terlihat beberapa Aremania dan juga massa aksi yang menggunakan baju hazmat membawa kantong plastik besar untuk menampung sampah-sampah yang berserakan di tengah jalan.

Salah satu Aremania bernama Feri mengatakan, memang sudah biasa dari berbagai aksi turun jalan yang terjadi dalam kurun waktu hampir dua bulan ini, memang setelah aksi selesai sampah pun mereka punguti.

"Sudah biasa seperti ini, memang setiap kali aksi sampah kalau selesai dipungut lagi biar gak bikin kotor," ujar Feri, Minggu (27/11/2022).

Kemudian, dari pantauan lapangan sekitar pukul 14.25 WIB massa aksi pun mulai meninggalkan lokasi.

Mereka kembali melakukan longmarch untuk kembali ke wilayah masing-masing setelah berkumpul di persimpangan Jalan Besar Ijen Kota Malang.

Terpisah, salah satu warga sekitar lokasi aksi bernama Anto, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Aremania.

Aksi-turun-jalan-Aremania-2.jpg

Menurutnya, meski mereka turun ke jalan menuntut keadilan, mereka juga bertanggungjawab atas aksi yang dilakukan, salah satunya memungut kembali sampah-sampah yang berserakan bekas aksi turun jalan.

"Ini hal luar biasa, mereka sadar dan tidak mengotori fasilitas umum," katanya.

Anto pun juga merasa tak terganggu dengan adanya aksi tersebut. Menurutnya, kemacetan yang terjadi ini bisa saja sebagai simbol macetnya proses hukum dan keadilan para korban.

"Saya tidak merasa terganggu sih. Untuk masalah macet kan itu simbolis katanya, soalnya peradilannya macet," pungkasnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.