Berita

213 Sekolah di Surabaya Sudah PTM, Dispendik Pastikan Tak Ada Klaster

Kamis, 23 September 2021 - 22:07
213 Sekolah di Surabaya Sudah PTM, Dispendik Pastikan Tak Ada Klaster Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di salah satu Sekolah Dasar. (FOTO: Humas Pemkot Surabaya for Times Indonesia)

TIMES JATIM, SURABAYA – Data Kemendikbudristek per 20 September 2021 menyebut ada sebanyak 1.296 sekolah yang menjadi klaster penyebaran Covid-19. Provinsi Jawa Timur dinyatakan sebagai penyumbang terbanyak. Sementara itu di Surabaya, Kepala Dispendik Surabaya Supomo memastikan tidak ada laporan terkait hal tersebut.

Terhitung sampai Kamis (23/9/2021) sebanyak 213 sekolah negeri maupun swasta di Surabaya sudah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Dengan rincian 112 Sekolah Dasar (SD) dan 101 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Seluruh sekolah tersebut diperbolehkan menggelar PTM terbatas lantaran telah lolos asesmen dari para pakar kesehatan serta telah menggelar simulasi PTM.

Lebih dari itu Dispendik Surabaya rutin melakukan evaluasi setiap harinya untuk memastikan apakah sekolah tersebut tetap layak atau tidak melanjutkan PTM terbatas.

SDN di Surabaya

"Nah, evaluasi harian itu kami sampaikan kepada para pakar. Biasanya kami rapatkan bersama pakar seminggu sekali untuk mengevaluasi PTM ini. Biasanya, para pakar juga datang langsung ke sekolah untuk memantau,” papar Supomo.

Pihaknya juga memastikan pada setiap sekolah telah dibentuk Satgas Covid-19 yang berguna untuk memantau pelaksanaan PTM terbatas tetap sesuai dengan protokol kesehatan dan memperhatikan kondisi kesehatan warga sekolah.

“Kalau ada tanda-tanda tidak sehat, maka pihak sekolah wajib melakukan tindakan dan meminta yang bersangkutan tidak beraktivitas di sekolah. Jadi, kalau dia guru bisa mengajar online dari rumah, dan kalau siswa kita minta untuk mengikuti daring dari rumahnya,” jelasnya.

SDN di Surabaya a

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) itu bersyukur sebab berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan PTM terbatas selama dua pekan terakhir, tidak ditemukan kendala apapun.

“Namun, kadang masih ada siswa yang maskernya melorot, sehingga langsung diingatkan oleh satgas mandiri. Jadi, terkadang siswa itu lupa, sehingga kami ingatkan. Yang lain alhamdulillah sudah sesuai prokes,” tutup Kepala Dispendik Surabaya, Supomo memastikan tidak ada klaster Covid-19 di sekolah. (*)

Pewarta : Ammar Ramzi (MG-235)
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.