TIMES JATIM, MALANG – Sejarah hari ini mencatat 1 April menjadi hari ulang tahun Kota Malang, Jawa Timur Tahun 2021 adalah perayaan yang ke-107. Selain itu, ada peringatan Hari Penyiaran Nasional, dan Hari Bank Dunia. Satu hal yang tidak kalah menarik adalah peringatan April Mop.
1914: Hari Ulang Tahun Kota Malang
Sumber: Humas Pemkot Malang
Pada umumnya, Kota Malang berdiri dengan perjalanan yang sama dengan kota-kota lainnya, yakni dibangun oleh Belanda sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi saat itu.
Malang awalnya hanya memiliki status sebuah regentschap di bawah Keresidenan Pasuruan. Namun, kemudian meningkat statusnya menjadi pusat keresidenan. Perubahan ini menempatkan kedudukan Malang (wilayah Kabupaten Malang) pada posisi lebih tinggi, melampaui dan bahkan menggantikan Pasuruan yang semula menjadi keresidenan induknya.
Saat itu, Kota Malang menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Malang hingga akhirnya, pada 1 April 1914 dibentuk Gemeente (Kotapraja) Malang. 1 April 1914 ini yang akhirnya menjadi dasar penetatapan hari jadi Kota Malang,
1944: Hari Bank Dunia
Sumber: Shutterstock
Pada 1 April 1944, digelar konferensi penting Amerika Serikat untuk membahas masalah keuangan pada saat itu. Dalam konferensi itu, disepakati pembentukan sebuah badan yang akan memainkan peran vital dalam perekonomian dunia. Badan ini disebut World Bank alias Bank Dunia. Tugas utamanya adalah memberikan dana moneter atau dana bantuan pada negara-negara yang perekonomiannya sedang tidak sehat, agar tidak sampai mempengaruhi kondisi ekonomi wilayah yang ada di sekitarnya.
Saat itu, negara pertama yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Perancis yang negaranya hancur lebur karena perang.
1957: Peringatan April Mop
Sumber: Beepdo.com
Peringatan ini sebenarnya tidak terlalu penting akan tetapi cukup banyak masyarakat dari belahan dunia merayakannya. Hari ini juga dikenal dengan Fools Day, dimana orang-orang akan saling melemparkan lelucon pada teman-temannya saat 1 April. April Mop berawal dari negara Prancis.
1933: Hari Penyiaran Nasional
1 April juga diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional. Peringatan ini merujuk pada pendirian lembaga penyiaran Solosche Radio Vereeniging (SRV), di Surakarta. Ini merupakan radio pertama milik bangsa Indonesia.
Selamat Hari Penyiaran Nasional. (*)
Pewarta | : Ratu Bunga Ambar Pratiwi (MG-345) |
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |