TIMES JATIM, MALANG – Panitia peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU (Nahdlatul Ulama) menyiapkan 11 unit videotron di sekitar Stadion Gajayana, Kota Malang agar jemaah dapat mengikuti langsung acara Mujahadah Kubro.
Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU PWNU Jawa Timur, Masykuri Bakri, mengatakan kapasitas tribun Stadion Gajayana terbatas, sehingga tidak seluruh jemaah dapat tertampung di dalam stadion. Acara Mujahadah Kubro akan dimulai Sabtu (7/2/2026) malam pukul 24.00 WIB.
“Kapasitas tribun sekitar 35 ribu orang. Jemaah lainnya akan berada di luar stadion. Karena itu, videotron diperbanyak hingga radius sekitar tiga kilometer,” ujar Maskuri.
“Penempatan videotron bersifat dinamis, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan arus kedatangan jemaah,” katanya.
Menurutnya, videotron akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar Stadion Gajayana, termasuk mengarah ke kawasan Jalan Ijen, agar jemaah yang berada di luar area stadion tetap dapat mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro secara khidmat.
“Tujuannya agar seluruh jemaah tetap bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, Sekretaris PWNU Jawa Timur HM Faqih menyebutkan hingga H-2 pelaksanaan, jumlah jemaah yang terdata mencapai 104.541 orang atau sekitar 105 ribu jemaah.
“Hingga H-2 tercatat 104.541 jemaah datang menggunakan lebih dari 1.100 bus serta ribuan kendaraan lainnya,” kata Faqih.
Ia merinci, jemaah tersebut terdiri atas 77.541 orang dari PCNU se-Jawa Timur dan sekitar 27.000 jemaah Muslimat NU. Mereka menggunakan 1.183 bus, 6.465 kendaraan roda empat, serta 5.413 sepeda motor.
Mujahadah Kubro yang menjadi puncak peringatan Harlah 1 Abad NU ini dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang, dan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Stadion Tak Cukup, Panitia Pasang 11 Videotron Mujahadah Kubro 1 Abad NU
| Pewarta | : Khoirul Amin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |