Jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, embarkasi Surabaya kloter 61 (SUB 61) mengawali keberangkatan menuju Tanah Air dari Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madiah, Sabtu(7/9/2019) besok.
JOMBANG – Jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, embarkasi Surabaya kloter 61 (SUB 61) mengawali keberangkatan menuju Tanah Air dari Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madiah, Sabtu(7/9/2019) besok.
Para jemaah SUB 61 mulai meninggalkan hotel mereka menuju Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz Madinah, Jumat (6/9/2019) sekira pukul 23.45. Waktu Arab Saudi (WAS).

"Direncanakan, jemaah haji SUB 61 akan diberangkatkan menuju Tanah Air pada Jumat dini hari pukul 04.40 WAS," kata Ketua kloter 61 Sadat Kadar Usman saat dihubungi TIMES Indonesia, Jumat (5/9/2019).
Sadat menjelaskan, terkait dengan keberangkatan jemaah dari Madinah ke Tanah Air, ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Terkait barang bawaan tas besar yang tidak boleh ada zamzam dan tidak boleh lebih dari 32 kg. Dan seluruhnya sudah melalui proses penimbangan.
"Pertama terkait barang bawaan. Alhamdulillah keberangkatan hari ini H-3 seluruh barang bawaan jemaah sudah clear semua, sudah dilakukan penimbangan, kemudian dilakukan proses pemeriksaan terhadap isi dari isi barang bawaan," ujarnya.
Selanjutnya, terkait dokumen, Sadat menjelaskan bahwa menjelang keberangkatan jemaah, seluruh dokumen jemaah baik paspor maupun boarding pass, telah lengkap.
"Mudah-mudahan saat di bandara tidak ada permasalahan. Namun demikian, kami juga melakukan antisipasi manakala terjadi hal-hal apakah paspor terselip atau jatuh, boarding pass yang hilang, kami telah menempatkan personel untuk pencetakan ulang boarding pass serta koordinasi dengan maskapai," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



