Intervensi Stunting di Gresik Hingga Ke Tataran Desa, Targetkan Nol Kasus Tahun Ini
TIMES Jatim/Bidan desa kolaborasi dengan Pemdes Cerme Kidul saat intervensi stunting (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

Intervensi Stunting di Gresik Hingga Ke Tataran Desa, Targetkan Nol Kasus Tahun Ini

Dari hasil audit diseminasi kasus stunting Gresik, pada semester satu tahun 2024 ada sebanyak 16 calon pengantin, 39 ibu hamil, 17 ibu nifas, dan 631 balita dibawah dua t ...

TIMES Jatim,Kamis 1 Agustus 2024, 19:14 WIB
13.3K
A
Akmalul Azmi

GRESIKIntervensi Stunting di Kabupaten Gresik Jawa Timur dilaksanakan hingga ke tataran desa. Hal ini membuat angka kasus stunting di Gresik terus menurun.

Dari hasil audit diseminasi kasus stunting Gresik, pada semester satu tahun 2024 ada sebanyak 16 calon pengantin, 39 ibu hamil, 17 ibu nifas, dan 631 balita dibawah dua tahun menjadi atensi.

Salah satu desa yang memberikan atensi kasus Stunting adalah Pemdes Cerme Kidul, Kecamatan Cerme.

Kepala Desa Cerme Kidul Wahyudi Permana mengatakan, Stunting merupakan masalah yang harus dituntaskan bersama.

Dia pun berkolaborasi dengan berbagai pihak utamanya tenaga kesehatan dan bidan desa untuk menuntaskan masalah tersebut.

"Selain infrastruktur, kami juga berupaya untuk menurunkan angka Stunting, bahkan kami alokasikan dari dana desa," katanya, Kamis (1/8/2024).

Kades Wahyudi menjelaskan, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan Stunting dengan pemberian tambahan makanan (PMT).

Makanan tersebut, kata Kades diberikan kepada balita yang berstatus Stunting maupun balita terindikasi Stunting. Setiap pagi, mereka diberikan makanan bergizi.

"Kami juga memberikan susu ke balita Stunting, ini bentuk perhatian kami ke mereka, juga aktif melaksanakan posyandu kolaborasi dengan tenaga kesehatan," ucapnya.

Berbagai upaya tersebut membuahkan hasil, dari data yang diperoleh, pada tahun 2023 balita Stunting di Desa Cerme Kidul tercatat 12 balita. 

Kades Wahyudi yakin angka kasus stunting di wilayahnya akan terus turun, bahkan pada akhir tahun menargetkan Cerme Kidul Bebas Stunting.

"Pada tahun ini turun menjadi 8 balita, kami yakin program ini akan menurutnya terus sehingga Cerme Kidul terbebas dari Stunting," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Irfan Anshori

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.