Monumen kuda putih Mayangkara yang berada di Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)

Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan menjadi wilayah yang sarat akan sejarah, khususnya pada masa-masa perjuangan melawan penjajah. Salah satu buktinya adalah keberadaan ...

TIMES Jatim,Jumat 2 September 2022, 21:01 WIB
87.8K
M
MFA Rohmatillah

LAMONGANKecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan menjadi wilayah yang sarat akan sejarah, khususnya pada masa-masa perjuangan melawan penjajah. Salah satu buktinya adalah keberadaan monumen kuda putih Mayangkara.

Tanah Mantup menjadi saksi bisu bagaimana para pejuang melawan Agresi Militer Belanda di Lamongan.

Diolah dari berbagai sumber, pasukan Batalyon 503 Mayangkara yang dipimpin Mayor Djarot Soebyantoro, bermarkas di Mantup sejak 5 Mei 1946.

article
Relief di monumen kuda putih Mayangkara yang menggambarkan perjuangan melawan penjajah. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)

Nama Batalyon 503 Mayangkara diambil dari nama kuda putih pemberian Kepala Desa Mantup saat itu, kepada Mayor Djarot Soebyantoro, ketika memindah markasnya ke Mantup.

Kemudian pada sekitar tahun 1948, Belanda masuk ke wilayah Lamongan melalui Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik lewat Kecamatan Mantup.

Saat itulah Batalyon 503 Mayangkara melakukan perlawanan secara gerilya. Anggota Batalyon 503 tidak hanya terdiri dari kaum laki-laki, tapi juga terdapat perempuan-perempuan pejuang yang ditugaskan sebagai penghubung antar pos komando gerilya.

Sebanyak 400 anggota batalyon ini juga menyusup ke Kota Surabaya yang menjadi basis kekuatan Belanda. Penyusupan dimaksudkan agar sewaktu-waktu terjadi gencatan senjata, ada anggota TNI yang mengusai wilayah tersebut dengan atribut lengkap dan bersenjata. Tujuannya memenuhi persyaratan kekuasaan daerah militer.

Batalyon Mayangkara dikenang karena keberaniannya melawan tentara Belanda. Kuda putih juga jadi lambang kesatuan Batalyon 503. Lambang lencana kuda putih Myaangkara ini secara resmi digunakan anggota batalyonnya sejak 7 Agustus 1949.

article
Amanat dari Panglima Soedirman untuk para pejuang, yang diabadikan di dinding monumen kuda putih Mayangkara Mantup. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)

Berangkat dari peristiwa itu, kemudian dibangunlah monumen kuda putih di halaman gedung yang juga diberi nama gedung Mayangkara. Letaknya tepat di tepi jalan poros Lamongan-Mojokerto, tepat sebelah Kantor Polsek Mantup.

Berdasarkan keterangan yang tercantum pada sisi utara monumen kuda putih, tertulis bahwa pembangunan monumen dilakukan pada tahun 1971.

"Kenang-kenangan untuk pedjuang kemerdekaan tahun 1945. Andjangsana ke EK. Basis Gerilja- JONIF -503 tanggal 9-12-1971. Dalam rangka HUT ke XXVI," bunyi keterangan pada monumen.

Selain itu juga terukir daftar kesatuan yang pernah bertugas di wayah Mantup, di antaranya Pasukan Resimen 36 Ronggo Lawe,  Kesatuan III Resimen 35 Djoko Tole, Pasukan Trip Blitar, Pasukan Jon Genie Suwido, Pasukan M.B.T Jon A/Tjikampek, Pasukan Kompi Matosin serta Laskar Hisbolah.

"Di monumen kuda putih, ada beberapa tulisan mengenai sejarah perjuangan Mayor Djarot Soebyantoro," kata Camat Mantup, Suwanto Sastrodiharjo, Jumat (2/9/2022).

Sementara di sisi selatan monumen terdapat tulisan amanat Panglima Besar Soedirman, yang berisi "Pertjaja pada kekuatan sendiri, teruskan perdjuangan kamu, korban tjukup banjak. Pertahankan rumah dan pekarangan kita sekalian. Tentara kita djangan sekali-kali mengenal sifat menjerah, kepada siapapun djuga. JG AKA mendjadjah dan menindas kita kembali. Pegang teguh disiplin tentara lahir dan bathin. Dari teman seperdjuangan, Letda AN S Siregar, Letda AN Soebarkah, Letda AN Soedarmo, Serma AN Irawan.

"Untuk mengingat kembali perjuangan pasukan Batalyon 305 Mayangkara melawan penjajah di bumi Mantup, kemarin kami mempersembahkan drama kolosal dengan judul Kuda Mayangkara," kata Suwanto. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:MFA Rohmatillah
|
Editor:Irfan Anshori

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.