https://jatim.times.co.id/
Berita

Nestapa Lansia di Malang, Kini Tak Bertempat Tinggal Tetap Sepeninggal Suami

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:50
Nestapa Lansia di Malang, Kini Tak Bertempat Tinggal Tetap Sepeninggal Suami Sulistiowati, lansia terlantar di Lawang, saat berada di halte, sebelum mendapat tempat menumpang tinggal, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Relawan SAR)

TIMES JATIM, MALANG – Nestapa dialami perempuan lansia bernama Sulistiowati (59), warga yang lama tinggal di rumah kos, di Lawang Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026). Perempuan lansia ini kini harus tinggal ditampung warga, sepeninggal suaminya, pada Kamis (5/2/2026).

Lansia ini tercatat dengan adminduk KTP dari Makimi Kabupaten Nabire Papua. Selama ini, bersama mendiang suaminya, ia tinggal menempati rumah kos di wilayah Kalibiru Lawang dalam kondisi serba kekurangan.

Sulistiowati harus meninggalkan tempat kos-nya, karena dikawatirkan akan menyusahkan lingkungan. Terutama, pemilik rumah kos, yang kawatir tidak ada keluarga yang mau bertanggung jawab jika terjadi apa-apa pada lansia ini.

"Ceritanya, kemarin suaminya meninggal pada Kamis (5/2/2026) sore, tetapi baru diketahui dan dilaporkan malam harinya. Saya kemudian mengurusi dan melaporkan kepada lingkungan setempat. Tetapi, jenazah suaminya baru diurus, dan dimakamkan esok harinya," terang Hardian, relawan SAR asal Lawang Kabupaten Malang, yang mendampingi lansia ini, Sabtu (7/2/2026).

Belum hilang usai kehilangan sang suami, Sulistiowati mau tidak mau harus meninggalkan tempat kos yang biasa ditinggali berdua.

Nenek-Sulistiowati.jpg

Menurut Hardian, lansia ini tidak dikehendaki untuk tetap tinggal oleh pemilik rumah kos, karena khawatir akan menyusahkan pihak pemilik kos atau lingkungan jika terjadi apa-apa, seperti dialami mendiang suaminya.

Masih kata Hardian, pemilik rumah kos harus menanggung biaya pemakaman umum suaminya hingga sebesar Rp 2,7 juta. Biaya ini diberlakukan, karena almarhum tercatat bukan warga asli Desa Turirejo Lawang tersebut.

Relawan dan warga yang empati mencoba menitipkan sementara perempuan lansia ke kantor pemerintah atau kepolisian di Lawang. Akan tetapi, tidak bisa serta menerimanya, karena tidak ada kepastian keluarga yang akan menjemputnya.

Bersama relawan Arek Lawang (Arela), Hardian kemudian mendapatkan tempat tinggal sementara milik salah satu warga Muhammadiyah di Lawang. Saat ini, Sulistiowati hanya menempati kamar kecil dari ruangan yang sebelumnya tidak digunakan. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.