TIMES JATIM, MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto menerima penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI). Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergitas Pemerintah Kota Mojokerto dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan zakat. Penghargaan itu diberikan dalam Penganugerahan BAZNAS Award 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.
Kota Mojokerto berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni, Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia yang diberikan kepada Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, serta penghargaan Infrastruktur Terbaik yang diterima oleh Ketua Baznas Kota Mojokerto, Dwi Hariadi.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan pembangunan. Butuh bersinergi dengan berbagai pihak termasuk dengan Baznas. Oleh karena itu selama Baznas memiliki program yang memberikan dampak positif bagi Kota Mojokerto akan memberikan dukungan penuh.
“Alhamdulillah, penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa syukur. Ini bukan hanya prestasi bagi Pemerintah Kota Mojokerto, melainkan juga hasil kerja sama dan partisipasi seluruh masyarakat termasuk ASN di Kota Mojokerto yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Dukungan ini membuktikan bahwa gerakan zakat bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat,” kata Ning Ita, sapaan akrabnya, Jumat (29/8/2025).
Ning Ita mengatakan bahwa Pemkot Mojokerto akan terus memberikan dukungan penuh terhadap Baznas, baik dari sisi regulasi, fasilitas, maupun program-program pemberdayaan masyarakat.
“Sinergi antara Pemkot dan Baznas Kota Mojokerto akan terus kami perkuat. Kami ingin zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penggerak ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Baznas Kota Mojokerto, Dwi Hariadi menyampaikan bahwa selama ini Pemerintah Kota Mojokerto telah memberikan dukungan yang besar bagi Baznas. “Wali Kota memberikan perhatian khusus baik dari regulasi maupun fasilitas kantor termasuk dana hibah sehingga baznas dapat berjalan dengan baik,” terangnya.
Dwi sapaannya, menjelaskan bahwa Baznas Kota Mojokerto memperoleh predikat sebagai infrastruktur terbaik adalah keberadaan Baznas Microfinance Desa (BMD) di Kota Mojokerto. BMD ini merupakan program dari Baznas RI dan BMD Kota Mojokerto merupakan BMD yang ke-26.
“Dengan dukungan dari Pemerintah Kota Mojokerto, sebagai lembaga keuangan, BMD di Kota Mojokerto tidak hanya berada di gedung yang layak, tetapi juga sarana prasarana yang mumpuni. Tidak hanya seperti koperasi simpan pinjam biasa tetapi sudah dilengkapi dengan fasilitas yang seperti bank unit,” pungkasnya.
Sebagai informasi Kantor BMD Kota Mojokerto yang berada di Jl. Benteng Pancasila telah diresmikan oleh Ning Ita bersama Ketua BAZNAS RI Noor Achmad Senin (28/4/2025) lalu. Dengan modal sebesar 1 miliar rupiah siap memberikan dukungan permodalan bagi para mustahik di Kota Mojokerto. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Kota Mojokerto Terima 2 Anugerah dalam BAZNAS Award 2025
Pewarta | : Thaoqid Nur Hidayat |
Editor | : Deasy Mayasari |