Pemkot Surabaya Dampingi Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny
TIMES Jatim/Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Pemkot Surabaya Dampingi Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pemkot tidak akan lepas tangan terhadap nasib warganya yang mengalami musibah berat tersebut.

TIMES Jatim,Selasa 14 Oktober 2025, 13:46 WIB
13.2K
S
Siti Nur Faizah

SURABAYAPemkot Surabaya berkomitmen untuk memberikan pendampingan bagi warga yang menjadi korban ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Pendampingan itu dilakukan terutama terhadap korban yang terpaksa diamputasi tangannya demi kepentingan evakuasi dan penyelamatan nyawa.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pemkot tidak akan lepas tangan terhadap nasib warganya yang mengalami musibah berat tersebut.

"Terkait dengan korban, khususnya warga Surabaya yang mengalami amputasi akibat insiden di lokasi tersebut, pemerintah kota akan memberikan pendampingan penuh," ujar Wali Kota Eri, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga aspek mental dan kejiwaan, mengingat trauma yang dialami korban dan keluarga sangat besar.

"Kami akan memprioritaskan pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga. Langkah awal ini sangat krusial. Setelah kondisi psikis korban berangsur membaik, stabil, dan ia bisa kembali normal, barulah kami akan melanjutkan dengan program pendampingan yang bersifat jangka panjang," jelasnya.

Ia memahami kondisi fisik korban saat ini akan sangat mempengaruhi keberlanjutan hidup dan prospek pekerjaan di masa depan. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk merencanakan masa depan korban secara matang.

Semua rencana pendampingan komprehensif ini dilakukan mulai dari pemulihan mental hingga penentuan jalur pendidikan dan karier. Bahkan, pihaknya juga akan mendiskusikan secara mendalam dengan keluarga korban.

"Kami memahami bahwa kondisi ini sangat berat, dan tentu saja akan berdampak pada keberlanjutan hidup dan pekerjaan korban. Karena itu, kami akan memikirkan masa depannya, termasuk memastikan pendidikan korban tetap berjalan hingga lulus, dan setelah itu, terkait peluang kerjanya," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Tim Redaksi

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.