https://jatim.times.co.id/
Berita

Pastikan Tak Ada Kelangkaan, Satgas Pangan Pacitan Sidak Pasar dan SPBU

Rabu, 26 Maret 2025 - 13:46
Pastikan Tak Ada Kelangkaan, Satgas Pangan Pacitan Sidak Pasar dan SPBU Satgas Pangan Pacitan menggelar sidak di pasar tradisional jelang lebaran. (Foto: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, PACITAN – Menjelang Lebaran 2025, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pacitan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman serta menghindari potensi kelangkaan.

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, dan Koperasi (Disdagnaker) Pacitan, Acep Suherman, menegaskan bahwa stok bahan pokok dan BBM masih dalam kondisi aman.

"Yang penting stok ada dan tidak ada kelangkaan, harga juga tetap terjangkau. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik buying. Sesuaikan dengan kebutuhan," ujar Acep pada Rabu (26/3/2025).

Acep juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta tambahan pasokan BBM menjelang Lebaran. "Kami sudah mengajukan tambahan pengiriman BBM dua hingga tiga kali lipat dari biasanya, dan ini sudah kami rencanakan jauh-jauh hari," tambahnya.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok, seperti cabai merah rawit dan bawang merah, memang berkontribusi terhadap inflasi daerah.

"Inflasi kita di angka 10 se-Jatim. Cabai merah rawit dan bawang merah menjadi penyumbang utama, yakni 3,51 persen. Ini karena bahan pokok masih banyak didatangkan dari luar kota," jelasnya.

Di SPBU Punung, permintaan BBM mengalami lonjakan signifikan. Jika sebelumnya pasokan hanya 16 ribu liter per hari, kini meningkat menjadi 40 ribu liter per hari, atau dari dua tangki menjadi lima tangki.

Pengawas SPBU Punung, Alfian, memastikan bahwa distribusi BBM tetap sesuai aturan. "Alhamdulillah tidak ada yang komplain. Kualitas dan tera kami sesuai standar," ujarnya.

Namun, ia mengakui adanya perubahan sistem antrean kendaraan. "Sekarang kendaraan roda dua tidak boleh dicampur dengan roda empat, jadi antrean motor agak panjang," tambahnya.

Sementara itu, di Pasar Margomulyo, harga cabai rawit merah mulai stabil di angka Rp80 ribu per kilogram, turun dari bulan sebelumnya yang sempat mencapai Rp100 ribu per kilogram. "Harga sekarang sudah stabil dibanding bulan lalu," kata Sutarjo, salah satu pedagang bahan pokok.

Harga Minyakita terpantau di angka Rp17.500 per liter, sementara harga bawang merah bervariasi tergantung kualitas.

Satgas-Pangan-Pacitan-a.jpgPengecekan stok elpiji di SPBE Dadapan.  (Foto: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

"Bawang merah premium Rp50 ribu per kilogram, kualitas sedang Rp40 ribu, dan yang ekonomis Rp35 ribu. Kenaikannya cukup signifikan dibanding sebelumnya yang hanya Rp37 ribu," jelasnya.

Untuk beras, Suwarti, seorang pedagang beras di pasar tersebut, menyatakan stok masih mencukupi.

"Harga beras berkisar Rp10 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitas. Beras Ginar dari Delanggu Rp14 ribu per kilogram, sedangkan beras SPHP Rp58.500 per 5 kilogram," ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa setiap belanja stok, ia biasanya menyetok sekitar 9-10 ton beras.

Ketersediaan elpiji juga menjadi perhatian Satgas Pangan. Kepala Operasional PT Dwiparama Hasta Mukti (SPBE Dadapan), Agus Dwi Saputra, memastikan stok elpiji masih aman. "Saat ini persediaan mencapai 50 ton, meski permintaan dari agen meningkat menjelang Lebaran," katanya.

Di sisi lain, Satreskrim Polres Pacitan bersama Disdagnaker dan tim metrologi turut melakukan pengecekan terhadap volume BBM, timbangan pasar, serta kualitas minyak goreng yang beredar.

Kanit II Reskrim Polres Pacitan, Aiptu H. Andie Kuncoro, S.H., memastikan bahwa hasil pengecekan tidak menemukan indikasi penyimpangan.

"Kami memastikan stok bahan pokok dan BBM tetap tersedia serta tidak ada kelangkaan. Minyakita yang beredar juga memenuhi standar. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan penyimpangan volume," tegasnya.

Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan berkala demi menjaga stabilitas harga dan pasokan hingga pasca-Lebaran. "Kami akan rutin mengecek distribusi bahan pokok, BBM dan Minyakita di Pacitan agar tidak ada kelangkaan sehingga harga tetap stabil," pungkasnya. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.